Pengamat: SBY Mau Tidak Jadi Jubirnya Prabowo? Demokrat Dituding Main Dua Kaki

Pengamat: SBY Mau Tidak Jadi Jubirnya Prabowo? Demokrat Dituding Main Dua Kaki

Pengamat: SBY Mau Tidak Jadi Jubirnya Prabowo? Demokrat Dituding Main Dua Kaki
Dok Gerindra
sby 

"Dan sekarang kan' semua didominasi oleh Gerindra. Calon presiden dan wakil presiden, ketua pemenangan, sekretaris sana bendahara pemenangan katanya juga dari Gerindra. Terus apa peran Demokrat di sana. Dalam konteks ini saya bisa memahami, ini wajar," tutur Raja.

Kubu Jokowi-Ma'ruf mengapresiasi Ketua Umum Partai Demokrat yang mempersilakan kadernya untuk bergabung ke kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Kedua kami mengucapkan terima kasih kepada pak SBY yang membuka opsi itu. Tentu pemenangan Pilpres ini melibatkan sebanyaknya orang," tutur Raja.

Ia meyakini, bergabungnya sejumlah kader Partai Demokrat akan menambah suara Jokowi pada Pemilihan Presiden 2019. Semisal, Deddy Mizwar yang didapuk sebagai juru bicara tim kampanye nasional koalisi Indonesia kerja.

"Pak Deddy Mizwar sudah masuk sebaga jubir," tutur Raja. Selain Deddy Mizwar, ada nama Lukas Enembe yang akan mengisi posisi dewan pembina atau penasehat.

"Mungkin dia akan jadi dewan pembina atau penasehat. Pasti akan dicari tempat yang paling tepat dan pas," tutur Raja.

Lebih lanjut Ferdinan menjelaskan alasan pemberian dispensasi khusus tersebut karena DPP Demokrat tidak mau membuat para Calegnya yang bertarung di kantong suara Jokowi tersebut tidak dipilih masyarakat karena Demokrat mendukung Prabowo.

"Mengingat kader-kader kami di sana juga tidak boleh jadi kesulitan mencari pemilih bagi dirinya, caleg-caleg kita. jadi nanti kami akan cari formula khusus lah supaya partai Demokrat juga hidup, kami juga bisa memenangkan pak Prabowo nanti," katanya.(*)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved