Berita Prabumulih

Dua Pelaku Spesialis Curi Pipa Pertamina Diringkus Timsus

Dua dari tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis mencuri pipa dan aset Pertamina

Dua Pelaku Spesialis Curi Pipa Pertamina Diringkus Timsus
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Dua pelaku ketika diamankan di gedung Satreskrim Polres Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Dua dari tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis mencuri pipa dan aset Pertamina berhasil diringkus tim khusus PT Pertamina EP Asset 2 dan Tim Gurita Polres Prabumulih.

Kedua pelaku yakni Dian Anggara Bin Paryadi (23) dan resedivis curat Armianto Bin Rusman (28), keduanya merupakan warga Dusun II Desa Rambang Senuling Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih. Sementara satu pelaku lain inisial MN masih dalam pengejaran petugas dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kedua pelaku diringkus petugas di kediaman masing-masing.

Selain meringkus dua pelaku, timsus Pertamina yang terdiri dari anggota TNI dan Polri serta security pertamina itu juga berhasil mengamankan barang bukti berupa besi diameter ukuran 6 inch panjang 4 meter sebanyak 2 batang, besi diameter ukuran 4 inch panjang 6 meter sebanyak 1 batang serta beberapa barang bukti lainnya.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya dua pelaku pencurian dengan pemberatan itu bermula dari laporan Suprihadi Bin Sulaidi (24) warga Jalan Karang Jaya RT 01 RW 04 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur.

Dalam laporannya Security Pertamina itu mengaku telah terjadi pencurian sejumlah pipa besi milik pertamina di jalur Desa Air Rambang Senuling Kecamatan RKT Kota Prabumulih.

Mendapat laporan itu tim khusus Pertamina dan jajaran Satreskrim Polres Prabumulih melakukan penyelidikan dan mengetahui jika kedua pelakunya tengah berada di rumah masing-masing. Tak ingin membuang waktu, petugas langsung meringkus kedua pelaku dan masih memburu pelaku lain yang masih buron.

Kepada pertugas, Dian Anggar dan Armianto mengakui perbuatannya mencuri pipa besi milik pertamina dengan cara menggergaji dan hendak menjualnya.

"Pipa itu kami gergaji dan kami bawa pulang, rencana akan dijual dan hasil akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap keduanya dihadapan polisi.

Government Relations Analyst PT Pertamina EP Asset 2, Nur Sukmaputeri M membenarkan diringkusnya dua pelaku pencurian pipa milik perusahaan tersebut. "Dua pelaku telah diamankan dan diserahkan ke Polres Prabumulih," ujarnya.

Putri mengungkapkan, seluruh aset Pertamina EP selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) merupakan aset milik negara, oleh sebab itu maka Pertamina EP bertanggung jawab terhadap negara terkait pengelolaan dan penyimpanan aset-aset negara. "Terkait adanya tindak pencurian dan pengrusakan terhadap barang milik negata yang dikelola oleh Pertamina EP, maka kami wajib melaporkannya kepada pihak yang berwenang untuk ditindak tegas," ungkapnya.

Terpisah Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH membenarkan jajarannya bersama timsus Pertamina meringkus dua dari tiga pelaku curat.

"Dua pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan, terhadap dua pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tegasnya seraya mengatakan pelaku lain masih dalam pengejaran pihaknya.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved