Vaksin MR

Kerahkan 40 Bidan Desa di Martapura Supaya Target Pemberian Vaksin MR Tercapai

40 bidan desa yang tersebar di wilayah Martapura bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatan imunisasi MR

Kerahkan 40 Bidan Desa di Martapura Supaya Target Pemberian Vaksin MR Tercapai
Tribun Sumsel/ Edison
Kegiatan imunisasi pemberian vaksin MR di halaman SD 54 Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Rabu (8/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA- Vaksin Measles Rubella (MR) diperlukan untuk menjaga kesehatan anak dan ibu hamil agar terhindar dari resiko kecacatan fisik pada bayi saat lahir.

Selain itu, Vaksin MR juga bermanfaat untuk meminimalisir terjadinya kematian maupun KLB serta memutus transmisi penularan virus campak di masyarakat.

"Kita mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai anak usia Sembilan bulan hingga 15 tahun serta ibu rumah tangga yang sedang mengandung untuk segera melakukan imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) atau lebih dikenal dengan Campak Rubella," ungkap Kepala Puskesmas Martapura Maslinda, S.KM, Rabu (5/9).

Menurut Maslinda, penyebaran virus MR dapat menyerang semua kelompok umur yang tidak mempunyai kekebalan terhadap virus Rubella.

Baca: Kiki Pekerja Magang di Pol PP Ogan Ilir Tersangka Kepemilikan 1.294 Ekstasi, Begini Kesehariannya

Baca: Besok, Rincian Formasi CPNS untuk Prabumulih Disampaikan oleh Kemenpan RB

Untuk itu dirinya mengingatkan agar masyarakat yang belum melakukan imunisasi agar segera diimunisasi karena tidak dipungut biaya atau gratis.

“Virus MR merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan menular melalui udara yang bisa mengancam keselamatan anak dan ibu hamil"

"Kita berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya berita yang belum tentu kebenarannya tentang vaksin MR yang mengandung unsur tidak halal," katanya.

Baca: 2019, Pemkot Targetkan Akses Jalan Brigjen Hasyim ke Jalan Iswayudi Rampung

Baca: Gubernur Alex Noerdin Minta Bupati dan Walikota Dukung Penuh Gerakan Pramuka

Untuk saat ini, lanjutnya, jumlah masyarakat di wilayah Martapura yang sudah melakukan imunisasi MR sudah sekitar 65 persen selama bulan Agustus.

Pemberian imunisasi ini akan terus berlangsung hingga akhir September mendatang.

“Untuk di sekolah sudah semua sekolah diwilayah kerja kita yang diberi imunisasi, hanya saja belum seluruh siswa yang mau, karena mereka takut belum ada keterangan halal dari MUI.” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan, untuk mencapai target, selain kembali memberikan imbauan kepada anak-anak disekolah yang belum melakukan imunisasi.

Pihaknya juga membuka pelayanan imunisasi MR melalui bidan-bidan yang praktek atau bidan desa di wilayah masing-masing agar target semua masyarakat mendapatan imunisasi MR bisa tercapai hingga akhir bulan ini.

“Selain pelayanan di Puskesmas kita juga memberdayakan 40 bidan desa yang tersebar di wilayah Martapura yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatan imunisasi MR, serta siap memberikan pertolongan jika ada masyarakat yang butuh bantuan medis,” jelasnya. (SP/Evan Hendra)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help