Berita Prabumulih

Warga Prabumulih Keluhkan Perbaikan Jembatan Sungai Siring Lama Selesai, Jalan Alternatif Rawan

Ada jalan terdekat yakni tembus jalan Tromol namun ada rel tanpa palang pintu dan kondisinya menanjak rentan kecelakaan

Warga Prabumulih Keluhkan Perbaikan Jembatan Sungai Siring Lama Selesai, Jalan Alternatif Rawan
Tribun Sumsel/ Edison
Anggota DPRD Prabumulih, Heri Gustiawan ST 

"Pembangunan jembatan ini sudah dari Februari lalu dan jalan ditutup, lalu baru dibuat jembatan kayu untuk motor. Akibat pembagunan ini pendapatan usaha dagang kami menjadi terganggu dan merugi, apalagi sudah lama belum selesai," ungkap satu diantara pedagang tak jauh dari jembatan dibangun kepada wartawan di DPRD Prabumulih.

Sementara Putri, satu diantara mahasiswi perguruan tinggi tak jauh dari lokasi pembangunan mengaku akibat pembangunan itu pihaknya harus membawa kendaraan mencari jalan alternatif yang lumaian jauh.

"Mobil tidak bisa lewat, ada jalan terdekat yakni tembus jalan Tromol namun ada rel tanpa palang pintu dan kondisinya menanjak rentan kecelakaan jadi banyak pengendara tidak berani lewat sana. Untuk ke kampus harus lewat bukit lebar dengan memutar tapi jarak sangat jauh karena harus mutar ke pasar," ungkap mahasiswi itu.

Baca: 17 Orang Tewas Dalam 19 Kecelakaan Lalulintas di Lubuklinggau, Hati-hati Melintas Wilayah Rawan Ini

Baca: Masih Tunggu Peraturan Gubernur, Ini Syarat Sewa Rusunawa Jalan Srijaya KM 5 Palembang

Menanggapi itu, satu diantara anggota DPRD Prabumulih, Heri Gustiwan ST mengaku sudah banyak menerima pengaduan masyarakat terkait tak kunjung selesainya proyek perbaikan jembatan siring.

Heri mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap PT Pertamina EP Asset 2 guna mempertanyakan apa kendala dalam pembangunan sehingga lamban dan tak kunjung selesai. "Sepengetahuan kita proyek Pertamina itu targetnya sekitar 90 sampai 120 hari kerja, kalau sudah dari Februari agak heran ada apa," katanya.

Terpisah, Asisten Manager Legal & Relation Pertamina EP Prabumulih Field, Setyo Puji Hartono melalui Government Relation Analyst PT Pertamina EP Asset 2, Nur Sukmaputeri Mahardhika
mengatakan, PT Pertamina EP membangun jembatan dengan kualitas dan tonase yang baik.

"Oleh sebab itu dibutuhkan tahap finishing dan perawatan yang membutuhkan waktu lebih lama. Kami mohon kesabaran dari masyarakat untuk dapat menikmati manfaat yang maksimal dari jembatan yang dimaksud, estimasi sekitar 1,5 bulan sampai 2 bulan lagi dapat selesai," ungkapnya ketika dikonfirmasi via Whatsapp.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help