Sri Mulayani Tegaskan Indonesia Punya Ketahanan Ekonomi Lebih Baik dari Negara Berkembang Lain

Lembaga pemeringkat internasional, terbaru dari Fitch Ratings, juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki ketahanan ekonomi

Sri Mulayani Tegaskan Indonesia Punya Ketahanan Ekonomi Lebih Baik dari Negara Berkembang Lain
Yoga Sukmana
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

TRIBUNSUMSEL.COM-Nilai tukar rupiah yang hampir menyentuh angka Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat menjadi bahan yang ramai diobrolkan oleh warga sepanjang dua hari ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan Indonesia memiliki perbedaan dengan negara-negara berkembang lain yang sama-sama terdampak normalisasi perekonomian di Amerika Serikat, terutama dalam hal menguatnya dollar AS terhadap seluruh mata uang negara lain.

Hal itu diungkapkan untuk menanggapi nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dollar AS dan hampir menyentuh level Rp 15.000 per dollar AS.

Baca: KPK Bidik Pejabat Hingga Direktur yang Terima Tiket Gratis Nonton Asian Games, Ancaman Pidana

Baca: Proyek Jalan Tol Kapal Betung Terus Lanjut, Tidak Terkendala Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan

"Kalau yang sifatnya pergerakan terutama dari para fund manager, mereka melakukan rebalancing dari portofolio mereka akibat kenaikan suku bunga di AS, pengetatan likuiditas, krisis di beberapa negara emerging, yang kami lakukan adalah menyampaikan Indonesia memiliki struktur ekonomi yang berbeda dengan negara emerging lain, baik dari kebijakan fiskal kita yang lebih hati-hati," kata Sri Mulyani usai rapat paripurna di DPR RI, Selasa (4/9/2018).

Sri Mulyani mengungkapkan, meski diterpa gejolak perekonomian global, Indonesia telah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola fiskal dan moneter.

Beberapa indikator yang memperlihatkan kehati-hatian tersebut di antaranya defisit APBN yang didesain di bawah 2 persen serta keseimbangan primer yang mendekati nol dalam RAPBN 2019.

"Kami berharap, dengan kehati-hatian ini, Indonesia akan dibedakan dari emerging countries lain yang fundamental ekonominya lebih rapuh dan kebijakan ekonominya tidak mencerminkan pondasi mereka," tutur Sri Mulyani.

Baca: Pengaruh Rupiah Anjlok, Jusuf Kalla Peringatkan Jangan Beli Ferrari dan Barang Mewah Impor

Baca: Delapan Delegasi University of Islamic Denomination (UID) Iran Sambangi Gubernur Sumsel Alex Noerdin

Lembaga pemeringkat internasional, terbaru dari Fitch Ratings, juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki ketahanan ekonomi dalam menghadapi dinamika perekonomian global.

Ketahanan yang dimiliki Indonesia merupakan hasil dari disiplin kebijakan fiskal dan langkah makroprudensial, didukung dengan beban utang yang rendah serta pertumbuhan ekonomi pada level yang baik.

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help