Berita Muba

Buronan Pembunuh Suami Istri di Jerambah Gantung Muba 7 Tahun Lalu Tewas Ditembak Polisi

Pelaku ditembak mati oleh aparat kepolisian, Selasa (4/9/18) sekitar pukul 04.00 WIB karena mencoba melawan aparat kepolisian

Buronan Pembunuh Suami Istri di  Jerambah Gantung Muba 7 Tahun Lalu Tewas Ditembak Polisi
Sripo/ Fajeri
Jasad Adam Marsama, DPO kasus pembunuhan selama 7 tahun tewas ditembak polisi karena coba melawan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU—Jajaran Polsek Sungai Keruh berhasil melumpuhkan pelaku pembunuhan yang masuk Dafrar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pembunuhan.

DPO itu Adam Marsama (33) warga Dusun II Desa Jermbak Gantung, Kecamatan Sungai Keruh, Muba.

Pelaku ditembak mati oleh aparat kepolisian, Selasa (4/9/18) sekitar pukul 04.00 WIB karena mencoba melawan aparat kepolisian dengan menggunakan senjata tajam.

Beberapa tahun silam pelaku dan korban pernah berselisih paham pada tanggal 26 Oktober 2011 pukul 11.30 WIB.

Baca: Mahathir Mohamad Akui Kondisi Malaysia Sekarang Sudah Terlalu Parah untuk Diperbaiki

Baca: Roy Suryo Belum Kembalikan 3.226 Barang Inventaris Milik Negara, Ini Perintah SBY

Pelaku yang mempunyai dendam ini melakukan pembacokan terhadap pasangan suami istri Unil bin Senan (34) dan Soliah binti Sumar (32) dengan menggunakan senjata tajam berupa parang secara bertubi - tubi sehingga keduanya meninggal dunia di Dusun II Desa Jerambah Gantung.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan tersebut langsung cek dan olah TKP, namun pelaku sudah melarikan diri.

Setelah 7 tahun pelaku berpindah-pindah tempat untuk menghindari dari kejaran petugas akhirnya selasa dini hari kapolsek mendapatkan informasi keberadaan pelaku.

Pada saat dilakukan penangkapan tersangka mencoba melawan petugas dengan mengayunkan parang kepada petugas.

Baca: Polisi di Solo Tak Izinkan Jalan Sehat yang Akan Dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman

Baca: Proyek Jalan Tol Kapal Betung Terus Lanjut, Tidak Terkendala Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan

Personil buser yang sigap langsung memberikan tembakan peringatan tetapi tidak di indahkan.

Pelaku tetap mengayunkan parang ke arah petugas sebanyak tiga kali yang kemudian langsung diberikan tindakan tegas. Saat akan dibawa ke RSUD Sekayu pelaku akhirnya meninggal dunia.

“Pelaku pada saat hendak diamankan melakukan penyerangan, sehingga kita mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku,” kata Kapolsek Sungai Keruh Iptu Ade Nurdin SH.

Pelaku yang meninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka untuk langsung di semayamkan. “Pelaku langsung dibawa ke rumah duka untuk di kebumikan,”jelasnya. (SP/Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved