Ratusan Hektar Sawah Petani di Rambutan, Banyuasin Terancam Gagal Panen Akibat Serangan Hama Ulat

Dampak kemarau panjang belakangan ini di wilayah Kabupaten Banyuasin, membuat para petani di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan,

Ratusan Hektar Sawah Petani di Rambutan, Banyuasin Terancam Gagal Panen Akibat Serangan Hama Ulat
SRIPOKU.COM/EHDI YASIN
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Dampak kemarau panjang belakangan ini di wilayah Kabupaten Banyuasin, membuat para petani di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin terancam gagal panen.

Pasalnya padi mereka diserang penyakit hama blok (gigitan ulat) pada tangkai menyebabkan padi busuk.

Informasi dihimpun, Untuk wilayah Kecamatan Rambutan sebanyak 7000 hektar lahan sawah siap panen, akan tetapi sawah di Desa Sungai diserang hama blok.

Apri Petani Desa Sungai Dua, menuturkan, lahan di Desanya seluas 700 hektar lahan sawah, namun disayang belakangan ini, putik padi yang muncul pada batang rusak akibat dimakan ulat.

"Ya, sebagian besar padi di sawah rusak akibat serangan hama ulat. Menyebabkan padi yang sedang berputik gagal berbuah," jelasnya.

Lanjut dia, Sebagian lahan sawah warga yang sudah menanam lebih dulu, sudah panen dan memiliki kualitas beras yang cukup bagus.

"Bagi petani yang lebih duluan menanam padi, saat ini sudah panen, kualitas padi dan beras sangat bagus. Sedangkan yang menanam lebih lambat diserang hama ulat, menyebabkan putik padi busuk,"ujarnya.

Sebagian besar sawah di Kecamatan Rambutan, sawah lebak, sehingga tergantung pada kebutuhan air.

Belakangan ini kemarau panjang membuat petani was was.

"Sempat khawatir juga, terjadi kemarau panjang, namun Alhamdulillah kemarin diguyur hujan, jadi padi mulai berkembang lebih bagus lagi," sambung dia.

Untuk harga padi, per kilo seharga Rp 4500.

"Kualitas beras dari sawah lebak kualitas berasnya lebih bagus, sehingga harga beras kering panen lebih tinggi dari harga beras di wilayah kecamatan lainya," ujarnya.

Sementara itu Anggota DPRD Banyuasin, A A Hari Afriansyah, dari Fraksi Demokrat, menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas terkait, guna mengantisipasi dan meminimalisir serangan hama pada padi warga di Kecamatan Rambutan.

"Dinas terkait, segera tanggap, apa lagi ada informasi padi petani banyak diserang hama. Paling tidak adanya penanggulangan pertama agar hama tersebut tidak meluas ke sawah lainya," tegas dia.

Banyuasin dinobatkan sebagai Kabupaten Swasembada pangan, tentu hasil pertanian menjadi pendukung Kabupaten untuk memenuhi permintaan gabah di Sumatera selatan. (Def).

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved