Berita OKI

Asian Games di Palembang Selesai, Satgas Karhutbunlah tak Lantas Bubar

Di balik megahnya penyelenggaraan Asian Games dan menterengnya prestasi atlit nasional ada Satgas Karhutbunlah.

Asian Games di Palembang Selesai, Satgas Karhutbunlah tak Lantas Bubar
Tribun Sumsel
Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar SE mewanti-wanti agar tidak terjadi kebakaran hutan, lahan dan kebun (Karhutbunlah) diwilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir apalagi menjelang perhelatan besar Asian Games 2018 yang hanya dalam hitungan hari. 

Melalui blue print ini tambah Kapolres akan memudahkan setiap pemangku kebijakan untuk melakukan tindakan  dan berbuat apa.

Peran Polri dalam pencegahan pengendalian kebakaran hutan dan lahan menurut Kapolres tidak hanya dalam penegakan hukum bahkan turut memadamkan api.

“Polisi dilatih untuk mengejar maling, menjaga kamtimbas namun untuk kebakaran lahan ini lain lagi, polisi juga turut turun ke gambut memadamkan api. Ini sudah jadi tugas kita semua” Ungkap Kapolres.

Keikutsertaan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutbunlah menurut Kapolres amat penting untuk itu himbauan dan Razia humanis dilakukan pihak polres agar masyarakat berperan aktif.

“Kita kasih himbauan, lakukan patroli rutin dan Razia humanis. Warga yang berangkat ke kebun, ke ladang kita cek bawa korek api atau tidak, pastikan mereka tidak membakar lahan. Ungkapnya.

Sementara itu bebarap fakta menarik terkuak dari anilisis dan evaluasi yang dipaparkan Kabag Operasi Polres OKI, Kompol Yudha Widyatama Nugraha diantaranya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten OKI pada bulan Juli dan Agustus 2018 rata-rata terjadi pada akhir pekan dan rata-rata terjadi dikisaran pukul 12 siang hingga 16 sore.

“Perilaku kebakaran lahan ini dapat menjadi masukan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dini dan membuat strategi penanganan karhutbunlah kedepan” kata Yudha.

Yudha juga menekankan perlunya sosialisasi terkait Kebakaran hutan dan lahan ke pada masyarakat baik dari penyebab, akibat maupun sanksi yang diterima.     

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help