Berita PALI

Dinas Kesehatan PALI Ajak Pengurus MUI Sumsel Jelaskan ke Masyarakat Dibolehkannya Vaksin MR

Jangan sampai Rubella ini menjadi wabah yang mematikan, maka MUI membolehkan pemberian vaksinasi memakai vaksin MR

Dinas Kesehatan PALI Ajak Pengurus MUI Sumsel Jelaskan ke Masyarakat Dibolehkannya Vaksin MR
Tribun Sumsel/ Ari Wibowo
Sharing Session Bersama Dalam Rangka Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Campak Rubella Kabupaten PALI, yang diadakan Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI di aula kantor Bupati PALI, Jumat(31/8/2018). 

Karena dahulu hanya ada pemberian vaksin Campak, tetapi saat ini dikombinasikan dengan Rubella, karena penyakit ini lebih berbahaya yang bisa menimbulkan kecacatan pada janin.

Namun dengan adanya keraguan terkait halal atau haramnya vaksin tersebut menjadikan kegalauan ditengah-tengah masyarakat.

"Untuk itu kami bawa MUI provinsi ke kabupaten PALI untuk menjelaskan fatwa MUI terkait boleh tidaknya pemberian vaksin MR," kata Lesti.

Kadinkes Sumsel juga memerintahkan Dinkes PALI agar melanjutkan pemberian vaksin MR.

"Masih ada waktu satu bulan lagi untuk mengejar target pemberian vaksin MR. Sebab, target di kabupaten PALI 58 ribu lebih dan sampai saat ini mencapai 30,6 persen. Capaian ini menjadi yang tertinggi dari kabupaten/kota lainnya yang ada di provinsi Sumsel," jelas Lesti.

Cp/Sharing Session Bersama Dalam Rangka Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Campak Rubella Kabupaten PALI, yang diadakan Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI di aula kantor Bupati PALI, Jumat(31/8).

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help