Berita Palembang

Waktu Layanan LRT Palembang Mulai 3 September Pukul 06.00-18.00, Tarif Berlaku Seperti Biasa

Mulai tanggal 3 September mendatang jadwal operasional Light Rail Transit (LRT) Sumsel bakal mengalami perubahan

Waktu Layanan LRT Palembang Mulai 3 September Pukul 06.00-18.00, Tarif Berlaku Seperti Biasa
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin naik Light Rail Transit (LRT/kereta ringan) bersama keluarga besarnya. Rombongan berangkat dari Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menuju Stasiun Jakabaring, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Mulai tanggal 3 September mendatang jadwal operasional Light Rail Transit (LRT) Sumsel bakal mengalami perubahan.

Jika sebelumnya beroperasi mulai pukul 07.00 sampai dengan 19.00, maka nantinya kereta akan beroperasi mulai dari pukul 06.00 sampai dengan 18.00.

Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, perubahan jadwal tersebut seiring rampungnya pelaksanaan Asian Games.

Baca: Kenalkan 7 Karakter Wanita di Film Wiro Sableng, Pesona Rara Murni Mampu Curi Perhatian Wiro

Baca: Duta Sheila On 7 Unggah Foto Aisha Pakai Full Make Up, Begini Penampilannya

Sehingga kereta yang tadinya menjadi kendaraan utama atlet, official dan media peliput sudah tidak difungsikan lagi.

"Jadi mulai 3 September mendatang masyarakat yang ingin menikmati moda transportasi LRT akan dikenakan biaya atau tarif sebesar Rp 5 Ribu untuk antar stasiun dan Rp 10 Ribu dari DJKA ke Bandara dan sebaliknya," ujarnya, Kamis (30/8/2018).

Artinya kalau sebelumnya naik LRT gratis maka mulai 3 September mendatang masyarakat ataupun calon penumpang yang ingin naik LRT harus bayar. Untuk pembayarannya bisa manual dikonter tiket ataupun menggunakan e money.

Baca: Joget Dayung Super Junior Bakal Jadi Kejutan di Closing Ceremony Asian Games

Baca: Ultah ke-38 Tahun, Indah Kalalo Kenang Kisah Sang Ibu Nyaris Meninggal Saat Melahirkan

Sedangkan Untuk pembatasan penumpang di setiap stasiun, menurutnya masih menggunakan jumlah yang lama.

Untuk perjalanan dari Stasiun Bandara menuju Stasiun DJKA, masyrakat naik di empat stasiun. Diantaranya Stasiun Bandara sejumlah 100 penumpang. Stasiun Bumi Sriwijaya 100 penumpang Stasiun Cinde sebanyak 60 penumpang dan Stasiun Ampera sebanyak 70 penumpang.

Lalu, perjalanan dari stasiun DJKA ke Stasiun Bandara akan dibatasi di lima stasiun.

Baca: Residivis Pencurian Motor di OKU Tewas Dikeroyok Massa Saat Aksinya Tepergok Tuan Rumah

Baca: Petani Singkong Racun Bergembira dan Bergairah Harga Terus Naik Capai Rp 1.650 per Kg

Yakni stasiun DJKA sebanyak 80 penumpang. Stasiun Jakabaring 80 penumpang. Stasiun Ampera sebanyak 50 penumpang. Stasiun Cinde sebanyak 50 penumpang dan Stasiun Bumi Sriwijaya sebanyak 70 penumpang.

"Peminat LRT Sumsel terus mengalami peningkatan setiap harinya. Ini ditunjukkan dengan jumlah penumpang yang terus membludak di setiap stasiun. Per 29 Agustus sudah 262.203 penumpang. Sepertinya akan terus meningkat. Terlebih lagi jika seluruh stasiun sudah dioperasionalkan," jelasnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved