berita banyuasin

Tanam Padi Teknik Tabur, Petani Muara Telang Banyuasin Bisa Produksi 6 Ton Gabah per Hektare

Percepatan tanam padi dengan sistem tabur ini, sangat efektif bagi para petani di Kecamatan Muara Telang karena bisa dengan cepat dipanen

Tanam Padi Teknik Tabur, Petani Muara Telang Banyuasin Bisa Produksi 6 Ton Gabah per Hektare
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kepala BPPSDMP Kementan RI Momon Rusmono selaku PJU Upaya Khusus Sumsel dan Kadis Pertanian Sumsel Erwin bersama petani melakukan tabur padi dalam percepatan tanam untuk petani sejahtera di Kecamatan Muara Telang Banyuasin, Kamis (30/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Upaya percepatan tanam padi bagi petani di tiga desa yakni Desa Telang Rejo, Desa Sumber Hidup dan Desa Telang Makmur Kecamatan Muara Telang Banyuasin langsung dilakukan, Kamis (30/8/2018).

Percepatan tanam padi dengan sistem tabur ini, sangat efektif bagi para petani di Kecamatan Muara Telang karena bisa dengan cepat dipanen.

Selain lebih cepat dipanen, efesiensi tenaga dan dana juga bisa dilakukan. Dengan tanam sistem tabur yang dipakai, para petani juga dapat menghasilkan gabah yang bagus atau padi premium.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan RI Momon Rusmono selaku PJU Upaya Khusus Sumsel didampingi Kadis Pertanian Sumsel Erwin menjelaskan, setelah langsung melihat, menganalisa serta penggerakan olah lahan dalam persiapan tanam yang dilakukan petani di Kecamatan Muara Telang Banyuasin, sangat optimis bisa menghasilkan gabah atau padi yang bagus.

Terlebih, potensi yang cukup banyak dan lahan yang sudah diolah, para petani juga bisa melakukan penanaman sebanyakndua kali dalam setahun.

"Kami yakin, dengan melihat langsung ke lokasi gabah yang dihasilkan bisa 6 ton per hektare. Dengan hasil yang bagus, petani juga tidak hanya menjual gabah tetapi juga bisa menjual beras," ungkapnya.

Terlebih, dengan bantuan peralatan dan mesin pertanian yang telah digunakan para petani, pekerjaan dalam membajak lahan tidak membutuhkan waktu lama.

Bantuan traktor roda dua dan traktor roda empat yang sudah kerahkan bagi para petani, diharapkan mempermudah para petani untuk menggarap lahannya.

Sedangkan Petani dari Desa Talang Rejo Kecamatan Muara Telang Banyuasin Kasam menuturkan, sudah sejak lima tahun terakhir setelah pata petani mendapatkan pembinaan dari Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Sumsel, mereka bisa melakukan penananam padi setahun dua kali.

"Apa yang kami sampaikan ke dinas langsung respon. Seperti kami meminta bantuan alat untuk membajak dan alat berat untuk membuat skat, langsung dikabulkan. Itu yang membuat kami semangat untuk menggarap lahan dan menghasilkan padi yang bagus," ungkapnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved