Ingat Hadian ABG Palembang Membunuh Waria Karena Hendak di Perkosa? Begini Nasibnya

Vonis tersebut dilaporkan lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romi Pasolani yang menuntut 15 tahun penjara terhadap pelaku.

TRIBUNSUMSEL.COM -- Remaja 19 di Palembang, Sumatera Selatan yang bernama Hadian divonis hukuman 13 tahun penjara atas kasus pembunuhan terhadap seorang waria bernama Aldi alias Badik alias Chika (25).

Tribun-Video.com melansir Kompas.com, Rabu (29/8/2018), Hadian terbukti bersalah, memukul kepala Chika menggunakan tabung gas elpiji 3 kg hingga tewas.

Vonis tersebut dilaporkan lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romi Pasolani yang menuntut 15 tahun penjara terhadap pelaku.

Vonis tersebut dibacakan hakim Ketua Sunggul Simanjuntak di Pengadilan Negeri Kls 1 Palembang, Selasa (28/8/2018).

Keluarga terdakwa yang mendengar putusan tersebut tak terima dan menilai hakim tak adil.

Mereka langsung berteriak histeris.

Kuasa hukum terdakwa, Wawan pun menyatakan banding atas vonis tersebut.

"Selama persidangan kita menghadirkan 14 saksi yang menyatakan klien kami saat kejadian berada di dekat rumahnya sedang makan dan tidak berada di lokasi kejadian atau TKP. Tapi ternyata itu tidak dipertimbangkan hakim. Jelas kita akan melakukan upaya banding karena tidak puas dengan putusan ini," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Chika ditemukan tewas di Salon Kiki, Kelurahan Talang Kelapa, Palembang, Selasa (16/1/2018).

Mayat Chika tergeletak dengan kondisi bersimbah darah dan kepalanya terbalut kain.

Dilaporkan terdakwa nekat memukul kepala korban menggunakan tabung gas karena terdesak korban yang hendak memerkosanya.

Saat itu, terdakwa datang ke salon korban untuk memotong rambut.

Simak video selengkapnya di atas! (Tribun-Video.com/Vika Widiastuti)

Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help