Dibalik Prestasi Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ada Pengorbanan Berat

Dibalik Prestasi Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ada Pengorbanan Berat

Dibalik Prestasi Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ada Pengorbanan Berat
Vidio.com/screen shoot
Jonatan Christie, juara emas tunggal putra Bulu tangkis Asian Games 2018. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dibalik Prestasi Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ada Pengorbanan Berat

Atlet bulutangkis Indonesia, Jonatan Christie dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian mengutarakan pengorbanan berat yang harus mereka lakukan demi medali Asian Games.

Hal tersebut disampaikan dalam program acara Mata Najwa yang ditayangkan pada Rabu, (29/8/2018).

Di balik kesuksesan mereka meraih medali emas maupun perak Asian Games, rupanya ada harga yang harus mereka bayar.

Hadir langsung di studio Mata Najwa, atlet pasangan ganda putra peraih medali perak Asian Games, Fajar Alfian, menceritakan beberapa pengorbanan berat yang dialaminya.

Fajar Alfian mengatakan bahwa dirinya harus merelakan sekolahnya demi bulutangkis.

"Sebelum masuk Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) Cipayung, sekolah saya terbengkalai. Maksudnya, kadang sekolah cuma seminggu tiga kali sisanya latihan. Karena kalau enggak latihan diforsir kayak gitu, kita akan ketinggalan sama negara lain," kata Fajar.

"Jadi pengorbanan itu yang pertama memang sekolah dan yang kedua memang jauh dari orang tua sejak kecil," tambah Fajar.

Fajar menambahkan bahwa dirinya telah bergabung di asrama Pelatnas dan jauh dari orang tua sejak berumur 14 tahun.

Jauh dari keluarga merupakan hal berat yang harus dijalani para atlet.

Najwa mengatakan bahwa pengorbanan berat itu adalah harga yang harus dibayar untuk menjadi juara.

Halaman
12
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help