Vaksin MR

Sudah Imunisasi Vaksin MR, Apa Masih Bisa Terkena Campak dan Rubella? Ini Penjelasan Dokter

kampanye vaksin MR sudah dilakukan sejak Agustus-September 2018 dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga lebih 15 tahun ke atas

Sudah Imunisasi Vaksin MR, Apa Masih Bisa Terkena Campak dan Rubella? Ini Penjelasan Dokter
Tribun Sumsel/ Weni Wahyuny
Sharing Session Bersama Komunitas Perangi Rubella Workshop Jurnalis dan Media Kompetisi 'Kampanye Imunisasi Campak Rubella' di Meeting Room Amaris Hotel Palemban, Selasa (28/8/2018). 

"Vaksin juga tidak dapat diberikan oleh orang yang punya riwayat alergi terhadap komponen vaksin (neomicyn).

Sementara suntik vaksin MR harus ditunda jika sesorangs sedang demam, sedang batuk pilek dam sedang diare.

Baca: 7 Potret Nadia Zerlinda,Selebgram Cantik Bertatto yang Bikin Hotman Paris Kaget,Disebut Mirip Nagita

Dr Halimah melanjutkan pengobatan penyakit campak dan Rubella dengan cara berobat jalan jika pasien campak dan Rubella tanpa penyulit, anak harus diberikan cukup cairan dan kalori, pengobatan bersifat simptomatik, penderita demam usia dibawah 5 tahun perlu diberikan vitamin A dan istirahat yang cukup.

Dr Halimah mengimbau kepada masyarakat yang belum tahu campak dan Rubella agar mengenal penyakit ini sebagai upaya pencegahannya.

Baca: Beredar Pesan Badan Siber Rekam Telepon-Pantau WA Mulai Senin Kemarin, Ini Penjelasan Kominfo

Campak adalah penyakit infeksi virus akut sangat menular yang ditandai dengan 3 stadium yaitu stadium inkubasi, prodormal dan erupsi.

Sementara untuk penyebab campak adalah adanya virus campak Myxovirus Vindae Measles. Cara penularannya dengan percikan ludah dan melalui jalan napas.

Baca: Berjuang Lawan Kanker, Momoko Sakura Pencipta Manga Chibi Maruko Chan Meninggal Dunia

"Komplikasi beratnya dari penyakit ini adalah radang paru, radang otak, diare, radang telinga, dehidrasi dan kematian," terangnya.

Untuk gejala campak, lanjut Dr Halimah diantaranya demam, bercak kemerahan, batuk, pilek konjungtivitis (mata merah) dan timbul ruam pada muka dan leher kemudian menyebar ke tubuh dan tangan serta kaki.

Penularan campak terjadi secara droplet melalui udara sejak 1-2 hari sebelum timbul gejala klinis hingga sampai 4 hari setelah timbul ruam.

Baca: Ini Perbandingan Bonus Atlet Indonesia Vs Malaysia Jika Raih Emas Asian Games,Bak Bumi & Langit

Sementara Rubella adalah penyakit infeksi virus akut, sangat menular yang biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Penyebab penyakit ini karena adanya virus Rubella dengan cara penularannya adalah melalui saluran pernapasan pada saat batuk atau bersin.

Halaman
123
Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved