Berita Prabumulih

Junaidi Diringkus Tim Berantas BNN Prabumulih Usai Beli Sabu di Sungai Medang

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 3,8 gram atau senilai 5 juta.

Junaidi Diringkus Tim Berantas BNN Prabumulih Usai Beli Sabu di Sungai Medang
Tribun Sumsel/ Edison
Tim Berantas Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Prabumulih, berhasil meringkus Junaidi, pemilik sabu-sabu, Senin (27/8/2018) 

Melihat gelagat mencurigakan dua pelaku, petugas kemudian mengejar dan menghentikan pelaku namun kedua pelaku membuang kotak rokok lalu tancap gas.

Saat itu M Junaidi yang diduga jatuh ketika Acun tancap gas hingga diringkus polisi.

Petugas BNN kota Prabumulih kemudian disaksikan warga sekitar membuka kotak rokok yang dibuang pelaku dan didapati seberat 3,8 gram sabu senilai Rp 5 juta.

Dihadapan petugas, Junaidi mengaku dirinya dijebak Acun lantaran baru pertama diajak mengambil sabu dan diringkus polisi.

"Saya memang pemakai sabu, belum lama saya pakai. Terakhir pakai sabu ketika jaga hewan kurban sebelum lebaran lalu, saya kebetulan kemarin diajak Acun jalan dan ternyata mengambil sabu," katanya, Selasa (28/8/2018).

Junaidi mengatakan, dirinya tidak tahu sabu tersebut akan diberikan Acun ke siapa dan apakah akan diedarkan atau tidak.
"Saya hanya diajak dan membantu menemani saja, tidak tahu kalau akan seperti ini jadinya," ungkap pelaku dihadapan petugas.

Kepala BNN Kota Prabumulih, Ibnu Mundzakir SSos ketika menggelar press realise mengungkapkan, pelaku dan barang bukti telah diamankan pihaknya serta masih menjalani proses pemeriksaan.
"Atas perbuatannya pelaku MJ akan dikenakan pasal 112 dan 127 KUHP tentang narkotika dengan ancaman 5 tahun penjara," tegasnya seraya mengatakan hingga saat ini ada enam laporan kejadian narkoba yang telah ditangani pihaknya dan berkas telah P21.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved