Berita Lubuklinggau

Disebut Jakabaring Cabang Lubuklinggau Kondisi Sport Center Petanang Terbengkalai

Keberadaaan kawasan Sport Center Kota Lubuklinggau yang terletak di Keluran Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara

Disebut Jakabaring Cabang Lubuklinggau Kondisi Sport Center Petanang Terbengkalai
Tribunsumsel.com/ Eko Hepronis
Kondisi Petanang Sport Center 
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Keberadaaan kawasan Sport Center Kota Lubuklinggau yang terletak di Keluran Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I saat ini menjadi buah bibir masyarakat setempat. 

Sebab pusat olahraga yang dibangun untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2015 lalu itu kini kondisinya dalam keadaan terbengkalai. 

Baca: Atlet Skate Jepang Gunakan Es Bungkus Kain Dinginkan Pundak dari Sengatan Matahari di Palembang

Ketika memasuki kawasan Sport Center tersebut masyarakat yang berkunjung langsung di sambut rumput-rumput liar yang menutupi hampir seluruh venue -venue yang ada. 

Selain ditumbuhi rumput liar,  sejumlah fasilitas penerangan, seperti di dalam venue kolam renang terlihat rusak parah, bahkan tiang lampu terlihat ada yang sudah ambruk.

Padahal kolam renang itu pernah menjadi saksi lahirnya atlit renang terbaik propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kala itu. 

Baca: Beredar Pesan Badan Siber (BSSN) Bisa Pantau Semua Aktivitas Handphone, Ini Penjelasan Kominfo

Pembangunan venue-venue kala itu pun menghabiskan anggaran dana yang tak sedikit, untuk membangun Sport Center itu Pemkot harus menggelontorkan dana miliaran rupiah.

Bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Menpora Imam Nahrawi dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin kala itu sempat memuji keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau yang konsen dalam bidang olahraga.

Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe kala itu menyebutkan bahwa 

Menyikapi masalah terbengkalainya Sport Center Petanang itu,  Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Lubuklinggau Surya Darma mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan yang ada. 

Baca: Video Viral, 11 Siswa SMK 1 Muara Enim Dikeluarkan Karena Lakukan Kesalahan Berat tak Bisa Ditolerir

Ia mengatakan tahun 2017 lalu Dispora Lubuklinggau sudah berusaha dengan mengajukan anggaran pemeliharaan sport center Petanang kepada pihak eksekutif dan legislatif. 

"Judulnya dulu kita mengajukan dana pemeliharaan dan renovasi jumlahnya Rp 200 Juta, namun karena Pemkot terkendala keuangan  belum ada realisasi sampai saat ini," ungkapnya pada Tribunsumsel.Com, Selasa (28/08/2018).

Ia mengakui jika seluruh venue-venue yang ada saat ini memang ditutupi oleh rumput-rumput liar, bahkan ia mengakui jika sejumlah fasilitas pendukung beberapa venue saat ini mengalami kerusakan. 

"Untuk kaca-kaca yang pecah dan beberapa lampu venue yang rusak merupakan hal yang wajar, karena yang namanya sudah lama tidak dipakai, jadi wajar ada yang rusak," kata Surya Darma. 

Baca: Kenang 17 Tahun Persahabatan, Pemain Film AADC Unggah Foto Jadul, Sosok Ini Dipertanyakan

Namun untuk venue kolam renang,  Surya Darma mengatakan, bukan wewenang pihaknya, sebab sejak awal pengelolaan venue tersebut sudah diserahkan pada Perusahaan Daerah (Prusda) Linggau Bisa. 

Ia pun menilai, Sport Center Petanang awalnya diharapkan menjadi tempat olahraga kebanggaan masyarakat Kota Lubuklinggau, namun karena aksesnya jauh dari pusat kota membuat masyarakat enggan datang kesana. 

"Karena memang disana khusus olahraga saja, lain halnya dengan Stadion Silampari yang selalu ramai karena ada taman bermain anak,  kemudian stadion Perbakin lokasinya dekat dengan pusat kota," paparnya. 

Surya Darma pun mengaku akan kembali mengajukan anggaran dan berharap di setujui. Sehingga tahun 2019 mendatang anggaran itu sudah bisa maksimalkan untuk perawatan sport center tersebut 

"Kalau ada anggarannya akan langsung kita bersihkan,  tapi untuk sekarang mau bagaimana anggarannya belum ada," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved