Berita Banyuasin

Dapat Mesin Sedan Corolla dari Rongsokan, Tukang Las di Banyuasin ini Sulap Jadi Helikopter

Terinsipirasi sering buka YouTube dan membuka internet, Yon (25) dan Kak Jang (35) tukang Las di Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa

Dapat Mesin Sedan Corolla dari Rongsokan, Tukang Las di Banyuasin ini Sulap Jadi Helikopter
TRIBUNSUMSEL.COM/DEFRI IRAWAN
Yon tukang Las di Desa Pulau Harapan Banyuasin bersama helikopternya. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Defri Irawan

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Terinsipirasi sering buka YouTube dan membuka internet,  Yon (25) dan Kak Jang (35) tukang Las di Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin menyulap mesin mobil Sedan Corolla menjadi helikopter, Senin (27/8/2018).

Saat ditemui di bengkel Las milik mereka di Desa Pulau Harapan Sembawa atau tepatnya di samping Puskesmas Pulau Harapan. Yon menceritakan, untuk membuat helikopter ini dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan.

Ide pertama kali membuat Helikopter ini dari Kak Jang, yang sering nonton YouTube di HP. Kemudian tidak butuh waktu lama helikopter dengan mesin tenaga sedan Corolla tahun 1993 dibuat.

"Tiba-tiba saja ada ide ini kemudian kak Jong ajak buat helikopter. Kebetulan semua alat ada di bengkel, sekitar tiga bulan selesai," ujar Yon saat ditemui di Bengkel mereka, kemarin.

Lebih lanjut ia bercerita, untuk membentuk kerangka helikopter ini mereka membuka internet.

Dengan memanfaatkan bekas besi stainless dibengkel, kemudian besi disambung sehingga terbentuknya kerangka helikopter.

Begitu juga baling-baling helikopter ini, mereka memanfaatkan plat besi sisa-sisa membuat pagar di bengkel las.

Plat besi ini mereka sambung dan membentuk baling-baling helikopter.

"Ada sisa-sisa buat pagar plat besi, disambung, sisa Stainles, disambung saja. Jadinya begini. Helikopter bermesin sedan Corolla," cerita Yon.

Untuk membuat Helikopter ini menurutnya tidak butuh modal banyak, kebetulan mereka dapat mesin sedan bekas ini dari pedagang rongsokan.

Mesin sedan diperbaiki dan kembali bisa digunakan.

Helikopter ini belum diujicoba diterbangkan karena masih dalam tahap pembuatan.

Beberapa bagian masih perlu diperkokoh seperti baling-baling masih di las lagi agar lebih kuat.

"Setiap hari kami hidupkan namun belum berani kami terbangkan karena sepertinya belum seimbang. Cuma kami panasi saja mesinnya setiap sore," ungkapnya. (Def).

Penulis: Defri Irawan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved