Viral Aksi Bos Cat yang Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Usir Warga Lewat 3 Bodyguard di Surakarta

Polisi hingga saat ini masih memeriksa kasus penabrakan yang menewaskan pengendara motor Honda Bea

Viral Aksi Bos Cat yang Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Usir Warga Lewat 3 Bodyguard di Surakarta
Gridoto
Kecelakaan di Surakarta 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Polisi hingga saat ini masih memeriksa kasus penabrakan yang menewaskan pengendara motor Honda Beat oleh pengemudi Mercedez Benz atau Mercy si Surakarta, Jawa Tengah.

Polresta Surakarta sudah menetapkan pengemudi mobil, IA (40), sebagai tersangka karena terbukti melakukan aksi pembunuhan pada Eko Prasetyo (38), si pengendara motor.

Pada hari Jumat (24/8/2018) kemarin, Polresta Surakarta dibantu tim gabungan dari Bareskrim Polri serta Polda Jateng menggelar olah TKP.

Petugas menemukan sejumlah bukti baru dari insiden yang menewaskan Eko Prasetio.

Tribunstyle melansir dari Tribunsolo, didampingi tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Ditlantas Polda Jateng, tim Inafis Ditreskrimun Polda jateng, dan tim Labfor Cabang Semarang Bareskrim Polri, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menemukan bahwa dari hasil olah TKP, tersangka yang merupakan IA terjerat kasus pembunuhan.

"Pertama kita temui goresan di bagian depan sisi kiri mobil matching dengan ini (bagian body motor sisi kanan- Red)," ujar Ketua Olah TKP Labfor Cabang Semarang Bareskrim Polri, AKBP Teguh Prihmono.

Teguh berkata, timnya menemukan adanya lubang ban pada mobil Mercy yang disebabkan benturan keras di bagian knalpot.

Bukti itu didapatkan berdasarkan sisa material ban yang terlihat masih menempel di knalpot.

Sementara itu, melansir dari Nakita.id, Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli menyebutkan bahwa kecelakaan yang terjadi di JL KS Tubun, timur Mapolresta Solo, Rabu (22/8/2018) telah ditetapkan sebagai kasus pidana murni, karena beberapa saksi melihat tersangka dengan sengaja menabrak korbannya hingga tewas.

"Kasus ini bukan laka lantas, tetapi kasus pidana murni karena pelaku sengaja menabrak korban dari belakang," ungkap Fadli saat dimintai keterangan pada Rabu (22/8/2018) malam.

 

Dirinya kemudian menjelaskan kronologi insiden penabrakan tersebut.

Halaman
123
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved