Asian Games 2018

Dayung Asian Games, Nomor Traditional Boat Race (TBR) Putri Sumbang Perak Indonesia

Babak final ini sendiri diikuti oleh 6 negara yakni Chinese Taipe, Korea, China, Thailand, Myanmar dan tuan rumah Indonesia

Dayung Asian Games, Nomor Traditional Boat Race (TBR) Putri Sumbang Perak Indonesia
Tribun Sumsel/ Haryanto
Tim tradisional boat race (TBR) putri Indonesia akhirnya harus puas dengan torehan medali perak di nomor 200 M, Sabtu (25/8) siang di venue dayung Jakabaring Sport City. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tampil impresif sejak babak penyisihan, tim tradisional boat race (TBR) putri Indonesia akhirnya harus puas dengan torehan medali perak di nomor 200 M, Sabtu (25/8) siang di venue dayung Jakabaring Sport City.

Di babak final, tim TBR putri Indonesia yang turun di jalur 4 mencatat waktu 56,817 tertinggal 0,656 detik dari China yang akhirnya meraih medali emas dengan catatan waktu 56,161.

Baca: Irvien Ryani Bawa Astra Motor Sumsel Juara 1 Kontes Layanan Honda Nasional 2018

Babak final ini sendiri diikuti oleh 6 negara yakni Chinese Taipe, Korea, China, Thailand, Myanmar dan tuan rumah Indonesia.

Saat babak penyisihan, tim TBR Indonesia menorehkan waktu 57,264 dan catatan ini mampu diperbaiki saat semifinal menjadi 56,065 sekaligus waktu terbaik di nomor ini.

Tim tradisional boat race (TBR) putri Indonesia menurunkan Alvonsina Monim, Stevani Maysche Ibo, Masripah, Shifa Gamika Nur Karim, Christina Kafolakari, Selvianti Devi Hidayat, Raudani Fitra, Astri Dwijayanti, Emiliaba Deau, Aswiati, Riana Yulistrian dan Risti Ardianti.

Baca: Beredar Video Rizieq Shihab terkait Pernyataan Dukungan Pilpres 2019, Ternyata

Hasil positif di bagian putra sendiri tidak berlanjut di bagian putra.

Tim TBR Indonesia terdiri dari Dedi Saputra, MY Rustandi, Andri Agus Mulyana, Poliyansah, Erwin David, Marjuki, Yuda Firnansyah, Arpan, Spens Mahue Stuber, Medi Juana, Faturahman dan Rio Akbar gagal menunjukkan konsistensi di nomor ini.

Sempat menunjukkan tren meningkat di babak penyisihan dan semifinal, tim TBR putra Indonesia akhirnya hanya mampu menempati peringkat 4.

Baca: Viral! Polisi Lempar Cangkul hingga Sendok, ini Sosok Anak-anak Pengisi Suara Masuk Pak Eko

Emas di nomor inu sendiri akhirnya menjadi milik China, diikuti Chinese Taipe dan Thailand.

Pelatih TBR Indonesia, Suryadi menyebut perjuangan anak asuhnya telah berusaha maksimal dan secara sportif mengakui keunggulan lawan.

"Lawan memang lebih baik, namun China memang unggul di nomor ini dalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah mengerahkan semuanya di babak final tadi," ujarnya usai pertandingan.

Baca: Habis Kontrak Usai Asian Games 2018, Luis Milla Kirim Pesan Haru Sebelum Kembali Ke Spanyol

Dirinya pun menegaskan bahwa persaingan untuk nomor TBR sangat ketat dan kelengahan sedikit saja akan dibayar mahal.

"Sekali lengah, maka bisa saja disalip. Persiapan lawan memang jauh lebih baik. Di beberapa kejuaraan terakhir China, Myanmar, Thailand selalu jadi langganan. Justru kami sangat kaget dengan perkembangan Chinese Taipe yang luar biasa dan merebut perak di nomor putra tadi," bebernya.

Meski gagal di hari pertama, Suryadi menyebut pihaknya akan terus berjuang di nomor 500M yang digelar Minggu (26/8).

Baca: Beredar Foto Ala Anak Punk Mirip Dirinya, Jokowi Berikan Jawaban Begini

"Pasti ada evaluasi setelah melihat hasil pertandingan di hari pertama ini. Kami akan berjuang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi," pungkasnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help