Caleg 2019

Lucianty Siap Lawan Putusan KPU Jika Namanya Dicoret dari Daftar Caleg Sementara, Alasannya Ini

Pihaknya menilai KPU bukanlah suatu badan peradilan, melainkan penyelenggara pemilu. Sehingga jika mencoret Lucianty berarti melanggar UU

Lucianty Siap Lawan Putusan KPU Jika Namanya Dicoret dari Daftar Caleg Sementara, Alasannya Ini
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Lucianty Pahri memberrikan daging kurban ke warga yang kurang mampu di sekitaran D'Matto, Rabu (22/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Sumsel, Lucianty Pahri menegaskan pihaknya akan melawan keputusan KPU Sumsel, jika nantinya dicoret dari Daftar Caleg Sementara (DCS) pada 27-28 Agustus mendatang.

Hal ini diungkapkan Ketua Tim Lucianty Pahri, Ardiansyah terkait desas desus akan dicoretnya Lucianty, yang merupakan mantan koruptor dengan vonis 1,6 tahun.

Baca: Viral Sosial Media, Wisata Air Terjun Curug Panjang Muara Beliti Ramai Dikunjungi di Libur Idul Adha

"Kalau KPU Sumsel mencoret dari DCS nantinya, kita akan melawan dengan gugat ke Bawaslu Sumsel," kata Ardiansyah disela- sela pemotongan hewan kurban di momen Idul Adha 1439 H di D'Matto Jalan Soekarno- Hatta Palembang, Rabu (20/8/2018).

Dijelaskan Ardiansyah, KPU dalam menetapan DCS nanti, harus belajar dari kasus gugatan bacalon di Aceh dan Sulawesi Utara (Sulut), dimana Bawaslu merekomendasikan ke KPU untuk jadi peserta pemilu, setelah ditolak awalnya.

Baca: Atlet Menembak Maharani Ardi Gunakan Dana Pribadi Puluhan Juta demi Bela Indonesia di Asian Games

"Jadi sebelum mengambil putusan, KPU harus belajar dengan dua kasus yang ada. Dimana PKPU dianggap Bawaslu melanggar undang- undang dalam hak seseorang untuk dipilih maupun memilih," capnya.

Ditambahkan Ardiansyah, pihaknya menilai KPU bukanlah suatu badan peradilan, melainkan penyelenggara pemilu. Sehingga jika mencoret Lucianty berarti KPU melanggar undang- undang.

Baca: Tips Praktis Cara Mudah Buat Sate Kambing, Perhatikan Susunan Daging di Tusuknya

"Kita berharap KPU Sumsel menjalankan fungsinya sesuai undang- undang, meski mereka juga yang buat PKPU itu. Tapi yang jelas, seperti dukungan dan administrasi tidak ada masalah lagi. Jadi tidak ada kalimat mantan koruptor tidak ditetapkan sebagai DCS, kita juga mengingatkan untuk menghindari anggapan KPU sebagai lembaga peradikan," tandasnya.

Sementara Lucianty Pahri sendiri mengaku, menyerahkan proses mekanisme yang ada, meskipun begitu dirinya tetap optimis nantinya ia akan lolos sebagai DCS.

Baca: Andi Mallarangeng Takjub Lihat Jakabaring Sport City, Pilihan Jadi Venue SEA Games 2011 Tidak Salah

"Optimislah, dan kita serahkan ke tim untuk langkah- langkah yang diambil," tandasnya.

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, D'Matto menyembelih 1 sapi dan 1 kambing. Dimana daging itu diberikan kepada warga yang kurang mampu khususnya disekitaran D'Matto.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved