Sri Mulyani Salahkan Zulkifli Hasan Soal Utang Indonesia Rp 396 T,Rizal Ramli: Lelucon Tidak Lucu

Mantan Menteri Keuangan sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menanggapi pernyataan

Sri Mulyani Salahkan Zulkifli Hasan Soal Utang Indonesia Rp 396 T,Rizal Ramli: Lelucon Tidak Lucu
Warta Kota/Henry Lopulalan
Managing Director Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati bersaksi dalam sidang mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Budi Mulya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (2/5/2014). Budi didakwa karena diduga terlibat kasus korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) pada Bank Century dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Mantan Menteri Keuangan sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter Rizal Ramli @RamliRizal yang ia tulis pada Senin (20/8/2018).

Mulanya, Mantan staf khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu mentautkan sebuah pemberitaan terkait pernyataan Sri Mulyani yang menyebut utang Rp 396 triliun dibuat saat Zulkifli Hasan menjadi Menteri Kehutanan.

Lantas, Sadi Didu menanggapi bahwa yang memutuskan soal utang adalah menteri keuangan.

Menurut Sadi Didu, selama ini, Zulkifli Hasan tidak pernah menjadi menteri keuangan.

"Setahu saya yg memutuskan utang adalah Menteri Keuangan dan selama ini pak @ZUL_Hasan blm pernah jadi Menkeu," tulisnya.

Setelah itu, cuitan Said Didu ditanggapi oleh Rizal Ramli.

Menurut Rizal Ramli, pernyataan Sri Mulyani adalah sebuah lelucon karena utang adalah kewenangan Menteri Keuangan.

Rizal Ramli lantas menyebut bahwa Sri Mulyani lupa bahwa ia telah menerbitkan utang 43 miliar dollar di zaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan bunga 2 persen.

Lantas Rizal Ramli menyebut bahwa kebijakan Sri Mulyani itu merugikan negara.

"Ini bener2 lelucon ndak lucu. Utang kewenangan Mentri Keuangan,, kok salahin org lain? Anomali kali ya ? SMI pura2 lupa dia terbitkan utang $43 milyar zaman SBY dgn bunga 2% lebih tinggi dari negara yg ratingnya lebih rendah dari RI. Itu rugikan rakyat & kriminal !!," tulisnya.

Halaman
1234
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved