Idul Adha 1439 H

Pedagang Kue di Pasar Selabung OKU Selatan Jelang Idul Adha Obral Harga, Kue 8 Jam Turun Rp 50 Ribu

sepinya peminat mengakibatkan omzet pedagang biasanya Rp 15 juta hingga 30 juta jelang hari H kini hanya mencapai 8-10 juta saja.

Pedagang Kue di Pasar Selabung OKU Selatan Jelang Idul Adha Obral Harga, Kue 8 Jam Turun Rp 50 Ribu
Sripo/ Alan
Pedagang kue di Pasar Selabung Muara Dua, OKU Selatan 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA-Sepi peminat, pedagang kue dan roti kering di Pasar Tradisional Saka Selabung Muaradua OKU Selatan banting harga, Selasa (21/8/2018).

Walaupun menjelang hari raya Idul Adha 1437 Hijriah omzet pedagang menurun seperti yang terjadi pada tahun lalu, sehingga mengakibatkan pedagang terpaksa menjual dengan harga murah.

Pengunjung pasar di H-1 Idul Adha tidak seramai tahun sebelumnya, omzet para pedagang kue kering merosot hingga 50 persen.

Baca: Kisah Dosen asal Medan Nonton Asian Games, Ajak Keluarga ke Jakarta dan Palembang Hingga Ditipu Calo

Kue basah jenis brownies yang biasa menjadi primadona pembeli mengalami penurunan harga bingga Rp 20 ribu. Sebelumnya dijual Rp 70 ribu turun menjadi Rp 50 ribu per satuan.

Hal itu juga terjadi pada kue jenis lainnya, seperti kue 8 jam sebelumnya di jual Rp 150 ribu menjadi Rp 100 biasa perbungkusnya.

Baca: Lihat Aksi Warga Jepang di Hari Pertama Asian Games, Buat Elus Dada

Untuk kue balok sebelumnya di jual Rp 70 ribu menjadi Rp 60 ribu saja setiap bungkusnya dengan berat 5 ons.

Seorang pedagang mengatakan, sepinya peminat mengakibatkan omzet  biasanya Rp 15 juta hingga 30 juta jelang hari H kini hanya mencapai 8-10 juta saja.

Baca: Ribut Masalah Penetapan Bencana Nasional, Ini Usulan Sekjen PKB Kepada Presiden

"Tahun lalu, 2 hari jerang hari H, ozset sudah mencapai 10-15 juta, sekarang hanya 5 juta saja,"ujar Mira pedagang kue kering di Pasar Tradisional Saka Sselabung Muaradua.

Salah seoang pembeli Eva, mengatakan kebutuham kue kering jelang hari Raya, sengaja dikurangi,

"Memang tahun ini belanja kebutuhan kue kering lebih sedikit karena sudah di penghujung musim panen kopi,"ujar Eva.

Baca: Selamat Idul Adha atau Idul Qurban, Inilah Kumpulan Ucapan Idul Adha yang Menarik

Petani penghasil kopi memang telah memasuki masa panen akhir. Sedangkan mayoritas warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan adalah petani kopi. (SP/ Alan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help