HUT RI ke 73

Tanpa Didampingi Orangtua, Cindi Tetap Tersenyum Manis di Hari Pengukuhan Paskibraka Sumsel

Cindi Permata Sari, remaja kelas XI SMA YKPP Pendopo Pali akan bertugas pada upacara HUT ke-73 RI di Palembang

Tanpa Didampingi Orangtua, Cindi Tetap Tersenyum Manis di Hari Pengukuhan Paskibraka Sumsel
Tribun Sumsel/ Euis Ratna Sari
Cindi Permata Sari, Paskibraka Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Menjadi seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan kebanggaan tersendiri untuk putra-putri daerah Indonesia. Salah satu putri dari Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, terpilih untuk bertugas pada peringatan HUT ke-73 RI di Griya Agung, Palembang.

Cindi Permata Sari, remaja kelas XI SMA YKPP Pendopo Pali, merupakan satu dari 24 siswi di Sumsel yang terpilih akan bertugas pada upacara HUT ke-73 RI 2018 di Palembang.

Tidak mudah baginya untuk berdiri gagah mengenakan seragam putih berikut dengan lencana, kendit dan atribut kebanggaan paskibra lainnya.

Baca: Kisah Diplomasi Pipis Soeharto Akhirnya Ubah Nama Irian Barat ke Irian Jaya dan Kini Jadi Papua

Ia bersama anggota paskibra lainnya, mengikuti karantina sejak 1 Agustus 2018 di Palembang.

Usai mengikuti upacara pengukuhan Paskibraka di Griya Agung Palembang, (15/8/2018), semua anggota Paskibraka Sumsel dengan rasa haru bercampur bahagia, langsung memeluk orang tua dan keluarga mereka yang datang jauh dari kampung halaman untuk menyaksikan upacara pengukuhan.

Tidak dengan Cindi, ia terpaksa menahan kerinduan kepada kedua orangtuanya karena tidak dapat hadir menyaksikan dirinya saat upacara pengukuhan Paskibraka.

Baca: So Sweet, Begini Komentar Romantis Iko Uwais di Foto Audy Item dengan Rambut Acak-acakan

Meski harus menahan rasa rindu dan haru yang tidak bisa ia luapkan kepada kedua orangtuanya, remaja berparas manis ini, dengan kedua ujung bibirnya tetap terseyum, seolah bercerita betapa bangga, bahagia, dan tegar pribadi seorang Cindi.

Remaja berusia 16 tahun ini sudah sejak 2017, saat ia pertama kali duduk di bangku SMA dan mengikuti ekstrakulikuler Paskibra di sekolahnya.

Menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan), adalah cita-cita yang ia dambakan. Hal itulah yang memacu dirinya untuk mencintai posisinya saat ini sebagai anggota Paskibraka.

Baca: Saat Ketua MPR Sebut Muhaimin sebagai Cawapres di Sidang Tahunan

Ia mengungkapkan bahwa menjadi seorang anggota Paskibraka bukan hanya sekedar pandai dalam baris-berbaris. Niat tulus, kerja keras, semangat dan berusaha menanamkan rasa cinta tanah air menjadi hal utama yang harus dimiliki seorang Paskibraka.

“Rasanya seneng banget kak, gak nyangka bisa berdiri disini, salaman sama Pak Gubernur, walaupun orang tua aku gak bisa datang, karena ada kerjaan. Ayah sama Ibu kan dagang, jadi nanti tanggal 17 Agustus pas upacara mereka baru bisa datang”.

“Aku udah ikut eskul paskibra dari pertama masuk sekolah, 2017. Hmm.. aku kan cita-citanya jadi polwan, makanya suka ikut eskul paskibraka. Awalnya capek sih, tapi kan jadi anggota paskibraka itu harus tulus, niat, semangat, nanti lama-lama bahagia juga ngejalaninnya”.

Cindi berharap agar ditahun ini Paskibraka Sumseldapat bekerja dengan sangat baik, memiliki semangat yang tinggi, meski juga melawan panas dan hujan. Baginya, Paskibraka sudah menjadi kewajiban dan tugas sebagai pemuda pemudi yang cinta tanah air, Indonesia. 

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help