Peneliti Matangkan Robot Disiapkan Gantikan Pekerjaan Manusia

Bagi sebagian orang, pekerjaan rumah tangga bukan hal yang menyenangkan. Akibatnya, banyak orang ingin mengalihkan pekerjaan ini

Peneliti Matangkan Robot Disiapkan Gantikan Pekerjaan Manusia
Kompasiana
Robot Kerjakan Pekerjaan Manusia 

Misalnya, tanggap darurat, pemulihan bencana, atau pengasuhan.

Tak Secerdas Manusia

Ini karena mengembangkan asisten otonom untuk membantu tugas-tugas domestik sebenarnya lebih rumit daripada kelihatannya.

Pekerjaan rumah tangga yang relatif mudah bagi manusia ternyata sulit dipahami dan dilaksanakan oleh sistem otonom. Ini adalah paradoks, kata Mariana Pestana, co-kurator pameran

Masa Depan Dimulai di Sini di London Victoria & Albert Museum, tempat robot ini ditampilkan.

"Robot keluar dari hasil pembelajaran mendalam dari salah satu universitas unggulan untuk pengembangan AI - tetapi membutuhkan waktu 15 menit untuk melakukan sesuatu yang secara tidak sadar kita lakukan dalam hitungan detik," ujar Pestana.

Kondisi Rumah

Baca: Andi Arief Kembali Panaskan Koalisi Prabowo-Sandiaga, Umpamakan Demokrat Seperti Istri Setia

Padahal, rumah tangga rata-rata punya kondisi yang terus menerus berubah. Contohnya saja keberadaan anak-anak yang belum tentu memahami kerja robot dan bisa memberi tugas baru yang sewenang-wenang setiap hari (bayangkan seperti permintaan untuk Siri-nya Apple).

"Seorang asisten otonom yang akan bekerja dengan baik dalam situasi rumah tangga harus serbaguna, mudah beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, dan mudah diajak kerja sama," kata Siddharth Srivastava, ilmuwan staf di Berkeley yang membantu pengembangan robot.

Salah satu tantangan yang dihadapi Srivastava dan timnya adalah membuat robot memahami tugas tingkat tinggi yang diinginkan majikan manusianya.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help