Berita Muba

Muba Gelar Pemilihan Serentak 23 Kepala Desa, Syaratnya Setiap Calon Harus Bebas Narkoba

Sebelum maju setiap calon harus memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan sesuai ketentuan

Muba Gelar Pemilihan Serentak 23 Kepala Desa, Syaratnya Setiap Calon Harus Bebas Narkoba
Humas Pemprov Sumsel
Ilustrasi : Ishak Mekki saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala desa dalam Kabupaten Musi Banyuasin periode 2016-2022 di Stable Berkuda Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (12/10/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) bakal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Pilkades yang bakal dilaksanakan di 23 desa yang tersebar di 10 Kecamatan akan dilaksanakan pada 11 November secara serentak.

“Ya, tahun ini akan kita laksanakan Pilkades di 23 Desa yang berada pada 10 kecamatan di Muba. Pilkades serentak ini akan menggunakan sistem manual yakni dengan pemilihan langsung atau mencoblos langsung ke TPS," kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muba, Sahidi, saat dibincangi di kantornya, Rabu (15/8/18).

Baca: Lagi-lagi Inisialnya M, Ketum PPP Beberkan Siapa Ketua Tim Sukses Jokowi-KH Maruf Amin

Setiap desa yang menyelenggarakan Pilkades maksimal calon yang mengikuti pemilihan yakni lima orang.

Dimana, sebelum maju setiap calon harus memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan sesuai ketentuan, diantaranya syarat administrasi, kesehatan dan lainnya.

Baca: Bandit Pecah Kaca Beraksi di Prabumulih Bawa Kabur Uang Rp 450 Juta Milik Tauke Karet

“Setiap calon kades harus mengikuti tes narkoba langsung di BNN, lalu tes psikologi dan tes kesehatan di RSUD Sekayu. Khusus untuk administrasi, seperti pemeriksaan ijazah kita melibatkan Disdikbud agar dilakukan penelitian keabsahan ijazah, kita juga menegaskan jika kades yang terindikasi menggunakan narkoba tidak akan lolos,”ungkapnya.

Mengenai soal ijazah para calon Kades akan dilakukan pemeriksaan secara ketat, hal ini lantaran untuk menghindari adanya indikasi ijazah palsu.

Hal tersebut dilakukan pada sebelumnya terdapat Kades yang ketahuan menggunakan ijazah palsu yang mana kades minimal pendidikan calon Kades yakni SMP.

Baca: Info Penting, Selain Gratis Selama Asian Games Naik LRT, Masyarakat Harus Perhatikan Kuota Penumpang

“Tahapan akan mulai dilaksanakan pada 16 Oktober. Saat ini kita sudah membentuk panitia pemilihan di desa yang menyelenggarakan Pilkades," jelasnya.

Adapun desa yang melaksanakan Pilkades yakni Desa Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan, Desa Mulya Agung, Jaya Agung, Galih Sari, dan Madya Mulya Kecamatan Lalan, Desa Suka Maju dan Sumber Rejeki

Kecamatan Plakat Tinggi, Desa Wonorejo dan Lubuk Harjo Kecamatan Bayung Lencir, Desa Sidomulyo dan Sinar Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya, Desa Sridamai Kecamatan Keluang dan Desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa.

Baca: Honorer Tenaga Kerja Kontrak di Pemkot Lubuklinggau Akan Masuk Program BPJS Ketenagakerjaan

Kemudian, Desa Mekarsari dan Sri Damai Kecamatan Keluang, Desa Sinar Jaya, Talang Simpang, Bangkit Jaya dan Jirak Kecamatan Jirak Jaya, Desa Nusa Serasan dan Suka Damai Baru Kecamatan Sungai Lilin, Desa Supat Timur, Seratus Lapan, Babat Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat. (SP/Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help