Berita Lahat

Habiskan Dana Pembangunan Miliaran Rupiah, Kini Pengelolaan Pasar Kangkungan Lahat Dibubarkan

Bertahun tahun terbengkalai lantaran tidak ada pedagang mau menempati, pasar yang dibangun 2014 silam kini pengelolaanya dibubarkan

Habiskan Dana Pembangunan Miliaran Rupiah, Kini Pengelolaan Pasar Kangkungan Lahat Dibubarkan
Sripo/ Ehdi Amin
Pasar Kangkungan yang berada di kelurahan Kota Jaya, tampak sepi dan terbengkalai. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Dibangun menggunakan APBN dan menelan anggaran miliaran rupiah, Pasar Kangkungan yang berada di Kelurahan Kota Jaya, Kecamatan Lahat, nasibnya semakin tak jelas.

Bertahun tahun terbengkalai lantaran tidak ada pedagang yang mau menempati, pasar yang dibangun tahun 2014 silam kini pengelolaanya dibubarkan.

Alhasil, bangunan tersebut tanpa status peruntukan.

Baca: Bulog Siapkan 1,2 Ton Daging Beku untuk Persiapan Idul Adha Warga Lubuklinggau

Pemkab Lahat sebenarnya sudah berupaya agar pasar yang awalnya akan dijadikan pasar basah tersebut menjadi lokasi pasar bagi pedagang yang kini berdagang di beberapa pasar di Kota Lahat.

Namun, sepinya pembeli membuat pedagang kembali hijrah dan meninggalkan 204 lapak yang sebelumnya sudah dipesan dan disediakan gratis tersebut.

Kepala Bidang (Kabid,) Pengelolaan Pasar Disperindag, Abdul Hakim mengungkapkan pembubaran pasar kangkungan itu berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) No 24 tahun 2018 tentang pembentukan UPT.

"Pembubarannya tertanggal 3 Mei 2018. Setelah dibubarkan, kita sendiri belum tahu persis kelanjutannya bangunan eks Pasar Kangkungan itu akan dimanfaatkan untuk apa,"ungkapnya, rabu (15/8).

Baca: 580 ASN Sumsel Setia, Jujur dan Mengabdi Lebih dari 10 Tahun Terima Satyalancana Karya Stya

Sulastri (36) salah satu warga mengungkapkan sejak dibangun pasar tersebut tampaknya tak menarik minat pedagang.

Pasalnya, aktivitas di pasar tersebut tidak berlangsung lama. Sepinya pembeli membuat pedagang pindah dari lokasi tersebut.
"Dulu ada beberapa pedagang yang jualan tapi karena sepi pembeli mereka hengkang. Pembeli masih memilih ke pasar lain seperti Pasar Lematang dan PTM Serelo Lahat, "terangnya.

Baca: Sumsel Expo Bukan Sekedar Bazar, Panitia Juga Beri Edukasi Kepada Pengunjung

Sementara, pantauan di lapangan nampak kondisi bangunan baik kios maupun bekas perkantoran UPT sudah tak urus lagi.

Keramik yang menempel di kios maupun lantai saat ini sudah rusak dan pecah, begitu juga dengan kantor UPT hampir sebagian kaca sudah pecah. Tak jarang terlihat hewan kaki empat berada di lokasi itu. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help