HUT RI ke 73

Afifah Wakil Prabumulih di Paskibraka Sumsel Selalu Hindari Makanan Pedas Supaya Tetap Fit

Afifah sudah di Palembang sejak 2 minggu yang lalu dengan mengikuti serangkaian pendidikan yang dilakukan selama karantina

Afifah Wakil Prabumulih di Paskibraka Sumsel Selalu Hindari Makanan Pedas Supaya Tetap Fit
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Afifah Althaf, Paskibraka Sumsel 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebanyak 50 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Sumatera Selatan 2018 di kukuhkan oleh Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di Griya Agung, Rabu (15/8/2018).

Senyum semringah terpancar dari wajah para Paskibraka ini seperti yang terlihat dari salah satu siswa bernama Afifah Althaf A.D yang tersenyum manis. Ia merasa beruntung bisa terpilih menjadi Paskibraka mewakili Prabumulih.

Gadis cantik berhijab lengkap dengan pakaian dinas upacara (PDU) ini merupakan siswi SMA Negeri 6 Prabumulih kelas XI.

Baca: Anak di Bawah Umur Kepergok Mencuri 1 kg Beras di Vonis Hakim Penjara 2 Bulan

Usianya baru 16 tahun dan tinggi badanya 167 cm. Saat pengukuhan ia ditemani keluarga besarnya, yang selalu mensuportnya.

"Bisa terpilih menjadi salah satu Paskibraka di Sumsel merupakan kebangaan tersendiri. Apalagi ini yang pertama kalinya saya ikut Paskibraka tingkat Provinsi," ujar Afifah saat diwawancarai usai acara pengukuhan Paskibraka.

Lebih lanjut ia menceritakan, bahwa tak ada persiapan khusus yang ia lakukan untuk ikut tes Paskibraka ini, hanya bermodalkan niat dan keseriusan.

Baca: 50 Paskibraka Sumsel Bergantian Cium Bendera Merah Putih Sebelum Dikukuhkan Alex Noerdin

Seleksi demi seleksi ia ikuti dan akhirnya terpilih menjadi salah satu Paskibraka untuk di Sumsel.

"Tesnya itu ada kesehatan jasmani, rohani dan pisikotes. Ia susah-suah gampang sih, Alhamdulillah terpilih. Motivasi saya ikut Paskibraka ini untuk menambah pengalaman dan menambah teman," ungkapnya

Afifah sudah di Palembang sejak 2 minggu yang lalu dengan mengikuti serangkaian pendidikan yang dilakukan selama karantina. Menurutnya selama dikarantina ia diberi pesan bahwa harus menjaga makanan yang dimakan agar tetap sehat.

"Makanan yang tidak boleh dimakan itu makanan yang berminyak, es dan makanan yang pedas-pedas. Dengan menghindari makanan tersebut harapanya bisa tetap fit sampai hari H," ujar Afifah yang bercita-cita ingin jadi Polwan.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved