Tahun 2019 SKK Migas Siapkan 19 Project Eksplorasi dengan Nilai 19 Miliar Dolar

Lebih cenderung eksplorasi dilaksanakan di laut. Sebanyak 14 project dilaksanakan di laut dan sisa projectnya dilaksanakan di darat

Tahun 2019 SKK Migas Siapkan 19 Project Eksplorasi dengan Nilai 19 Miliar Dolar
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Pusat Wisnu Prabawa Taher ketika memberikan penjelasan mengenai hulu migas dalam kegiatan media gathering Forum Jurnalis Migas Sumsel dan Jambi, Selasa (14/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BABEL - Tahun 2019 mendatang, SKK Migas bersiap akan membuka eksplorasi besar di hulu migas. Dengan membuka cadangan besar hulu migas, kedepan dapat meningkatkan produksi hulu migas nasional.

Hal ini, diungkapkan Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Pusat Wisnu Prabawa Taher dalam kegiatan media gathering Forum Jurnalis Migas Sumsel dan Jambi di Tanjung Pesona Bangka, Selasa (14/8/2018).

"Untuk menaikan produksi, SKK Migas membentuk penemuan cadangan besar. Tahun depan bisa menggalangkan eksplorasi dan memang pertama kali dibutuhkan dalam eksplorasi adalah dana. Setidaknya, untuk eksplorasi membutuhkan dana senilai 1,6 miliar dolar. Dalam waktu dekat, akan melakukan eksplorasi cadangan terbesar," ujarnya.

Baca: Citilink Beri Diskon 25 Persen Khusus Lansia dan Anak-anak, Ini Syarat dan Ketentuannya

Selain siap melakukan eksplorasi, SKK Migas juga mempersiapkan 19 project dengan nilai 19 miliar dolar.

Memang dari 19 project yang ada, lebih cenderung eksplorasi dilaksanakan di laut. Sebanyak 14 project dilaksanakan di laut dan sisa projectnya dilaksanakan di darat.

Ketika disinggung mengenai jumlah seluruh eksplorasi secara nasional baru 40 persen di eksplorasi dan itu juga termasuk di wilayah Sumsel. Dari itulah, juga menjadi pertimbangan di Sumsel akan masuk dalam lokasi eksplorasi baru.

Baca: Krisis Ekonomi di Turki Berimbas ke Indonesia ?, Jawaban Wakil Presiden dan Menteri Keuangan

"Ada 225 wilayah kerja SKK Migas. Sosialisasi kegiatan migas, juga selalu dilakukan SKK Migas salah satunya di Sumsel staler atau menggunakan aplikasi yang dapat menanyakan secara runut baik foto video dan artikel. Tujuannya agar publik tahu, bila masih ada SKk Migas dan bekerja untuk hulu migas nasional," ujarnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help