Berita Selebriti

Kontrak Iklan Rp 1 Miliar Buat Al Ghazali Terancam Batal Gara-gara Kabar Hoax,Ahmad Dhani Kecewa

Musisi sekaligus ayah Al Ghazali, Ahmad Dhani, mengaku kecewa jika anaknya gagal mendapatkan kontrak iklan tersebut.

TRIBUNNEWS.COM/Regina Kunthi Rosary
Ahmad Dhani saat konferensi pers yang digelar di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (14/03/2016) malam 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Peluang Al Ghazali mendapat kontrak iklan senilai Rp 1 miliar terancam gagal usai diterpa kabar miring.

Musisi sekaligus ayah Al Ghazali, Ahmad Dhani, mengaku kecewa jika anaknya gagal mendapatkan kontrak iklan tersebut.

Ahmad Dhani menyayangkan kabar yang menyebut anaknya overdosis.

Kabar miring itu membuat proses negosiasi antara Al dan sebuah produk terhambat.

Padahal pihak Al melalui manajemennya telah membantah keras kabar tersebut.

Manajemen menyatakan bahwa Al hanya keletihan dan memerlukan cek kesehatan setelah tur musik di beberapa daerah.

"Kami sekarang sedang negosiasi dengan sebuah produk yang cukup besar nilainya."

"Kalau itu enggak jadi, kan rugi kami," kata Dhani seperti dikutip Tribunstyle.com dari Tribunstyle.com pada Selasa (14/8/2018).

Dhani mengungkapkan nilai kontrak yang ditawarkan kepada Al senilai Rp 1 miliar.

Akibat pemberitaan itu produk yang tertarik menggunakan jasa Al itu sampai mempertanyakan soal kebenarakan kabar tersebut.

"Ya gede. Di atas Rp 1 miliar. Mereka sudah tanya (ke kami atas isu overdosis). Makanya kalau ini sampai gagal, kami akan marah," ungkap Dhani.

Pentolan Dewa 19 itu menambahkan bahwa dalam setiap perjanjian kontrak pekerjaan ada poin yang tak memperbolehkan seorang brand ambassador terlibat kasus narkoba.

Dhani menilai kabar buruk itu bukan hanya merugikan putranya Al.

Adik Al Ghazali, Dul Jaelani, merasa terganggu dengan pemberitaan soal overdosis tersebut.

"Saya sebagai adiknya saja merasa dirugikan. Saya sebagai adiknya menyaksikan kakak Al ke rumah sakit, dia murni cek kesehatan, dia CT scan dan MRI."

"Saya juga kaget dengar berita simpang siur seperti itu. Sangat-sangat merugikan," ujar Dul Jaelani.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved