Idul Adha 1439 H

Pemkot Prabumulih Hanya Vaksin Sapi Bali Jualan Pedagang Untuk Cegah Penyakit Jembrana

Sejak sepekan kita turun belum ditemukan adanya hewan kena jembrana namun kita perlu waspada dan harus rutin melakukan pemeriksaan

Pemkot Prabumulih Hanya Vaksin Sapi Bali Jualan Pedagang Untuk Cegah Penyakit Jembrana
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Ilustrasi : Pedagang memeriksa sapi-sapi dikandangnya 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Dinas Pertanian Bidang Perternakan gencar melakukan vaksin terhadap hewan kurban jenis sapi.

Vaksin dilakukan pemerintah terhadap hewan kurban itu untuk mengantisipasi hewan tidak terjangkit penyakit jembrana atau ketingat darah.

Namun pemberian vaksin itu sendiri tidak dilakukan kepada seluruh hewan kurban jenis sapi tetapi lebih khusus ke Sapi Bali.

Baca: Jembatan Tanjung Kemala Mulai Dibangun, Waktu Tempuh ke Palembang Semakin Singkat

"Kita lakukan vaksin terhadap hewan ini untuk menghindari hewan kurban yang dijual para pedagang berpenyakit jembrana atau keringat darah, ini khusus dilakukan untuk sapi bali," ungkap Kepala Dinas Pertanian Drs Syamsurizal SP MSi melalui Kabid Peternakan drh Hj Nora Gustina kepada wartawan, Senin (23/8/2018).

Nora mengatakan, sejauh pemeriksaan dilakukan oleh pihaknya belum ditemukan adanya hewan kurban jenis sapi yang terjangkit penyakit jembrana.

"Sejak sepekan kita turun belum ditemukan adanya hewan kena jembrana namun kita perlu waspada dan harus rutin melakukan pemeriksaan," katanya.

Nora menjelaskan, gejala awal munculnya penyakit jembrana yakni panas yang cukup tinggi, kemudian terjadi pembengkakan pada limpa yang disertai dengan keluarnya darah dari lubang-lubang tumlah, pori-pori dan telinga.

Baca: Ribuan Warga Prabumulih Rela Berpanas Tonton Lomba Gerak Jalan, Ada yang Sampai Bolos Kerja

"Kalau untuk penularan penyakit berasal dari virus yang dibawa oleh sapi yang sudah terjangkit penyakit jembrana," jelasnya.

Untuk mencegah agar sapi tidak terkena penyakit jembrana, Nora menerangkan pencegahan yakni dengan membersihkan kandang secara rutin, imun sapi harus kuat sehingga tak rentan terserang penyakit.

"Kalau sudah bersih dan di diimunisasi vaksin sapi akan sehat dan bisa menghindari penularan jembrana," terangnya.

Lebih lanjut dokter hewan itu membeberkan, untuk vaksin yang ada di Kota Prabumulih saat ini dinas pertanian memiliki persediaan cukup banyak yakni sekitar 200 dosis.

"Kita akan ajukan lagi ke provinsi jika kurang, kita lakukan vaksin karena Prabumulih ini berdekatan dengan daerah yang terjangkit jembrana," bebernya seraya mengatakan penyebaran sapi bali ada di 5 Kelurahan/Desa dan ada sekitar 400 populasi sapi di Prabumulih.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved