Home »

Sumsel

» PALI

Berita PALI

Krisis Air Bersih Seminggu di PALI, Warga Rogoh Kocek Lebih Dalam Beli Air

Hampir satu pekan pelanggan PDAM di Pendopo, Kecamatan Talang Ubi mengalami krisis bersih air bersih

Krisis Air Bersih Seminggu di PALI, Warga Rogoh Kocek Lebih Dalam Beli Air
Tribunsumsel.com / Ari
Hampir satu pekan pelanggan PDAM di Pendopo, Kecamatan Talang Ubi mengalami krisis bersih air bersih 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI - Hampir satu pekan pelanggan PDAM di Pendopo, Kecamatan Talang Ubi mengalami krisis bersih air bersih.

Warga terpaksa menguras kantong lebih dalam membeli air bersih untuk keperluan sehari-harinya.

Baca: Pegawai Kemenkumham Sumsel Mendadak Tes Urine Narkoba

Baca: Dituding Pakai Narkoba Hingga Dulu Jadi Cabe-caben Dipo Latief, Ini Jawaban Tegas Nikita Mirzani

"Biasanya air PDAM di rumah kami bergiliran mengalirnya, atau berselang satu hari air hidup. Namun, saat ini, dari tanggal 9 sampai 13 Agustus, air juga belum mengalir, padahal waktu itu ada selembaran kertas dari PDAM, air belum bisa mengalir dari tanggal 9 sampai 11 kerana ada perbaikan, tapi sampai sekarang air belum hidup," kata Arif, warga Kelurahan Handyani, Senin (13/8/2018)

Dikatakan Arif, lima hari air PDAM belum mengalir. Dia terpaksa membeli air bersih sebanyak 4 ribu liter.

"Air tangki PDAM di sini juga habis, jadi kami beli air bersih sebanyak 4 tedmon, satu tedmon berisi 1.000 liter, dengan harga Rp 60 ribu pertedmon ukuran 1.000 liter," katanya.

Arif bersama warga lainnya, berharap agar di PDAM yang menyalurkan wilayah Talang Ubi bisa meningkatkan pelayanan seperti penyaluran air ke pelanggan PDAM.

"Sudah lama di Pendopo bisa dibilang krisis air bersih, buat sumur resapan tidak ada air sedangkan PDAM sering macet, semoga ada pembenahan di PDAM," harap Arif.

Sementara itu, kepala cabang PDAM Pendopo, Rusdi mengatakan air PDAM sekitar pukul 21.00 (12/8) air PDAM sudah mengalir seperti biasanya.

Tags
PDAM
PALI
Penulis: Ari Wibowo
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help