Daniel Bocah Asal Filipina Berkelainan di Lengan, Cita-citanya Jadi Atlet Binaragawan dan Bela Diri

Pada usia empat tahun, lengan kiri Daniel Salvame terlihat bengkak. Seiring Daniel tumbuh, bengkak di lengannya juga semakin besar

Daniel Bocah Asal Filipina Berkelainan di Lengan, Cita-citanya Jadi Atlet Binaragawan dan Bela Diri
Daniel Salvame asal Rizal, Filipina 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bocah berusia 11 tahun asal Filipina dijuluki 'Popeye' karena kondisinya. Memiliki perbedaan terkadang menjadi kesulitan bagi sebagian orang.

Pasalnya, tak semua orang bisa menerima perbedaan kita. Bahkan tak jarang perbedaan tersebut dijadikan bahan ejekan karena dinilai jelek.

Baca: Beredar Kabar Partai Besutan SBY tak Antar Prabowo-Sandiaga Tes Kesehatan, Ini Jawaban Elit Demokrat

Baca: Aliqqa Kayyisa Atlet Termuda Asal Indonesia Berdarah Komering Sumatera Selatan

Seperti yang dialami Daniel Salvame asal Rizal, Filipina ini. Jika dilihat sekilas, Daniel sama seperti bocah pada umumnya.

Ia suka bermain dan pergi ke sekolah. Namun di sisi lain, ia terlihat siap bertanding di ring. Hal ini disebabkan karena kondisinya yang unik.

Baca: Presiden PKS ke-3, Tifatul Buka Polling Untuk Pemilih Jokowi, Hasilnya Banyak Pilih Prabowo-Sandiaga

Dilansir Tribunnews dari UNILAD, lengan kiri Daniel berukuran lebih besar ketimbang lengannya yang lain.

Bukan karena ia rajin berolahraga, Daniel diketahui tengah menderita penyakit misterius.

Pada usia empat tahun, lengan kiri Daniel Salvame terlihat bengkak. Seiring Daniel tumbuh, bengkak di lengannya juga semakin besar.

Dalam kurun waktu dua tahun saja, lengan Daniel sudah seukuran binaragawan dewasa.

Karena kondisinya inilah Daniel dijuluki Popeye oleh teman-temannya. Tak jarang teman-temannya melontarkan kata-kata kasar karena menilai Daniel aneh.

Baca: Prabowo Ungguli Jokowi di Polling Komunitas Nahdlatul Ulama

Baca: Sudah Capai Penumpang 73.973, Kini 4 Trainset LRT Dioperasikan

Banyak anak yang merasa terintimidasi karena diejek teman-temannya. Meski begitu, Daniel Salvame tak merasa gentar sedikitpun meski dibully.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help