Pilpres 2019

Pengurus NU Australia : Sandiaga Jaga Demokrasi Hindari Calon Tunggal dan Bantu Keuangan Prabowo

Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019-2024

Pengurus NU Australia : Sandiaga Jaga Demokrasi Hindari Calon Tunggal dan Bantu Keuangan Prabowo
kolase/net
Jokowi dan Prabowo 

TRIBUNSUMSEL.COM - Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019-2024.

Keempat putra bangsa Indonesia tersebut, siapa yang nanti terpilih bakal memimpin bangsa besar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca: Tetap Pakai Sarung, Janji KH Maruf Amin Bila Jadi Wakil Presiden

Baca: Curhatan Kecewa Agus Harimurti Yudhoyono tak Bisa Jadi cawapres, Serta Umumkan Naik Haji

Baca: Young Lex Ngaku Dihajar Fans Lisa BLACKPINK, Pihak Panitia Ungkap Fakta Sebenarnya, Piala Oscar

Baca: Resmi Dirilis, Berikut Pemain yang Dibawa Luis Milla ke Asian Games 2018 Beserta No. Punggung

Banyak kalangan sebelum adanya pengumuman Jokowi, terkejut. Sebab publik sebelum di detik terakhir mengetahui Jokowi akan menggandeng Mahfud sebagai wakilnya.

Sama juga di kubu Prabowo, sebelumnya banyak publik mengira Prabowo akan berpasangan dengan AHY atau Salim Segaf. 

Lagi-lagi, pemilihan sebagai cawapres akhirnya mengarah kepada sandiaga yang menjabat sebagai wagub Jakarta.

Dinamika pemilihan cawapres tersebut pun ditanggapi beberapa kalangan, sebab di tanggal 10 Agustus sebagai hari terakhir pendaftaran pilpres, kedua pasangan tersebut akan mendaftar.

Otomatis, KPU tidak akan memperpanjang pendaftaran 2x14 hari.

Jokowi-Maruf Amin pasangan pertama yang sudah mendaftar, ditemani 6 parpol parlemen koalisi yaitu PDIP, Golkar, PKB, NasDem, Hanura, dan PPP. Serta didukung Perindo, PSI dan PKPI.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga, diusung 4 parpol yaitu, Demokrat, Gerindra, PKS dan PAN.

Pengurus Nahdlatul Ulama di Australia sekaligus akademisi, Nadirsyah Hosen pun ikut berkomentar.

Halaman
123
Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help