HUT RI ke 73

Minta Sumbangan Perayaan HUT ke-73 RI, Pemuda di Pagaralam Nekat Tutup Satu Lajur Jalan

Mereka nekat menutup setengah badan jalan agar kendaraan bisa mendekat dengan pemuda yang meminta sumbangan

Minta Sumbangan Perayaan HUT ke-73 RI, Pemuda di Pagaralam Nekat Tutup Satu Lajur Jalan
Sripo/ Wawan Septiawan
Tampak sejumlah pemuda dijalan Air Perikan yang meminta sumbangan sukarela kepada semua pengguna jalan tersebut. Dana yang didapat akan digunakan untuk menggelar kegiatan peringati HUT RI ke-73, Jumat (10/8/2018). 

TRIBUNSUMSEl.COM, PAGARALAM - Para pemuda di Pagaralam berencana menggelar banyak kegiatan untuk peringati HUT Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia.

Hanya saja, mereka rela melalukan hal berbahaya dengan meminta sumbangan ditengah jalan raya. Kondisi ini sangat membahayakan, pasalnya para panitia berdiri ditengah jalan menghadang kendaraan untuk dimintai sumbangan secara suka rela.

Hampir disetiap jalan raya, bahkan jalan protokol terdapat pemuda pemudi yang meminta sumbangan tersebut.

Baca: Tips Nonton Asian Games 2018 di Jakabaring Palembang Agar Tidak Melanggar Aturan

Lebih ekstrim lagi, mereka nekat menutup setengah badan jalan agar kendaraan bisa mendekat dengan pemuda yang meminta sumbangan.

Kondisi ini sangat disayangkan oleh pihak Polres Pagaralam, pasalnya berdasarkan aturan yang ada jalan raya merupakan tanggung jawab Polres Pagaralam.

Jadi segela kegiatan yang menggunakan jalan raya harus mendapat izin dari Polres Pagaralam.

Baca: Artis Ini Rela Jual Rumah Demi Kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 Lawan Jokowi

"Kegiatan yang dilakukan para panitia tersebut jelas melanggar aturan. Apalagi jika sampai menutup separuh jalan raya. Harusnya kegiatan ini punya izin resmi dari Polres Pagaralam," ujar Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH melalui Kabag Ops Kompol Sunarso, Jumat (10/8/2018).

Melihat kondisi ini Polres Pagaralam langsung menerjunkan tim Lantas untuk melakukan pembinaan kepada para panitia 17-an tersebut.

Jika ditemui kondisi sudah membahayakan pengguna jalan dan para panitia yang ada maka akan dihentikan aktivitasnya.'

Baca: Kronologis Bandar Narkoba Palembang Ditembak Mati, Bawa 17 Kilogram Sabu dari Medan

"Kita sudah meminta Kasat Lantas untuk turun ke lapangan memantau langsung hal tersebut. Jika dinilai sudah menganggu kelancaran lalulintas maka akan kita hentikan semua," tegasnya.

Sementara itu, Serli salah satu ketua Karang Taruna di Pagaralam mengatakan, panitia kadang memang terpaksa meminta sumbangan ditengah jalan.

Pasalnya untuk menggelar kegiatan seperti pancat pinang, lari karung dan kegiatan khas 17 an lainnya Karang Taruna tidak punya dana.

"Kami karang taruna ini tidak pernah mendapat dana untuk kegiatan. Jadi ya terpaksa minta sumbangan agar kegiatan dalam memperingati HUT RI ini bisa digelar," ujarnya. (SP/Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help