Puasa Arafah

Keistimewaan Puasa Arafah: Niat Puasa Arafah Diucapkan atau Cukup Dalam Hati? ini Penjelasannya

Niat Puasa Arafah diucapkan atau cukup dalam hati? ini penjelasannyadan Waktu Menjalankan Puasa Arafah

Keistimewaan Puasa Arafah: Niat Puasa Arafah Diucapkan atau Cukup Dalam Hati? ini Penjelasannya
niat puasa arafah 

TRIBUNSUMSEL.COM-Niat Puasa Arafah diucapkan atau cukup dalam hati? ini penjelasannyadan Waktu Menjalankan Puasa Arafah

Di dalam hadits, tidak dijumpai bagaimana lafal niat puasa arafah.

Rasulullah dan para sahabat biasa mengerjakan amal dengan niat tanpa dilafalkan.

Syaikh Wahbah dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu menjelaskan, semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati.

Melafalkan niat bukanlah syarat, namun ia disunnahkan oleh jumhur ulama selain mazhab Maliki dengan maksud membantu hati dalam menghadirkan niat.

Sedangkan menurut mazhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafalkan niat karena tidak bersumber dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalam mazhab Syafi’i, lafal niat puasa Arafah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ لِلَّهِ تَعَالَى
(Nawaitu shouma ‘arofata lillaahi ta’aalaa)

Artinya: saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala

Kapan waktu niat puasa Arafah ini?

Halaman
1234
Penulis: Muhamad Edward
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help