Pilpres 2019

Hampir Dipastikan 2 Paslon, Adakah Poros Ketiga Pilpres 2019 ?

KPU resmi menerima berkas pasangan calon Presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Hampir Dipastikan 2 Paslon, Adakah Poros Ketiga Pilpres 2019 ?
Kompas.com

TRIBUNSUMSEL.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerima berkas pasangan calon Presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sampai pukul 14.30, KPU baru menerima dua berkas pasangan calon tersebut. Selain itu KPU menyatakan kedua berkas lengkap dan ditetapkan sebagai Capres dan Cawapres.

Baca: Larang Operasional Bus Kota 10 Agustus-5 September demi Ciptakan Transportasi Kelas Internasional

Baca: Beredar Foto Jokowi Bersimpuh di Kaki Wanita ini Sebelum Daftar jadi Capres 2019 di KPU

Baca: Datang ke KPU, Sandiaga Lari Dari Sunda Kelapa, Prabowo Naik Lexus

Baca: Dulu Jadi Relawan, Politisi Ini Sebut Tindakan Jokowi Pilih KH Maruf Amin Sebagai Politisasi Agama

Pasangan calon Jokowi-KH Maruf Amin menjadi pendaftar pertama, disusul pukul 13.00 Prabowo dan Sandiaga yang mendaftar.

Pasangan Jokowi diusung 6 parpol parlemen dengan jumlah kursi 60,4 persen diantaranya PDIP, Golkar, PKB, NasDem, Hanura, dan PPP serta didukung 3 partai non parlemen diantaranya Perindo, PKPI dan PSI.

Prabowo-Sandiaga diusung 4 parpol parlemen, dengan total suara parlemen 39,6 persen yang diusung Gerindra, PKS, Dempokrat dan PAN.

Total suara kursi di parlemen dari 10 parpol pun berjumlah 100 persen.

Dipastikan juga, untuk membentuk poros ketiga, tidak akan mungkin mengingat sudah tidak ada partai lagi di parlemen.

Selain itu, mengingat pendaftaran bakal capres dan cawapres akan ditutup pada tanggal 10 Agustus pukul 24.00.

Rematch 2014

Dilansir dari Kompas.com Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon presiden 2019-2024 ke Komisi Pemilihan Umum.

Sebelumnya di 2014 Prabowo maju sebagai capres.

Baca: Bukan Dirgahayu HUT RI Ke 73, Ini Penulisan Ucapan HUT RI yang Benar Sesuai Kaidah Bahasa

Partai Gerindra sudah tumbuh lebih besar dibandingkan pada 2009. Kursi Partai Gerindra meningkat pesat menjadi 73 kursi dari sebelumnya 26 kursi.

Daya tawar Prabowo untuk menjadi calon presiden pun menjadi kuat. Pada akhirnya, Prabowo pun berhasil menjadi calon presiden dan menggandeng Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa.

Pasangan ini juga didukung oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Partai Persatuan Pembangunan.

Pasangan Prabowo-Hatta harus mengakui keunggulan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla menjadi pemenang dengan memperoleh suara sebanyak 53,13 persen. Sementara pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 46,84 persen.

Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved