Berita OKI

BREAKING NEWS : Petani di Cengal OKI Ditangkap Karena Bakar Lahan di Kebunnya Sendiri

Seorang Petani berinisial N (53) warga Dusun 1 Desa Pelimbangan Kecamatan Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI)

BREAKING NEWS : Petani di Cengal OKI Ditangkap Karena Bakar Lahan di Kebunnya Sendiri
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Ilustrasi Petani 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Seorang Petani berinisial N (53) warga Dusun 1 Desa Pelimbangan Kecamatan Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI) harus mendekam di balik Jeruji Tahanan Polres OKI, Rabu (8/8/2018).

N Tertangkap tangan Anggota Satgas Gabungan Karhutla yang tengah berpatroli saat membakar rumput di lahan kebun miliknya sendiri di Dusun II Desa Pelimbangan Kecamatan Cengal.

Baca: Tak Malu Lagi Umbar Kemesraan Dengan Jedar, Inilah 5 Fakta Sosok Rychard Kyle Kekasih Jedar

Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto SH., MH melaui Kabag OPS, Kompol Yudha, SIK menyampaikan N ditangkap saat membakar lahan di kebun miliknya sendiri pada Rabu (08/08/2018) Sore.

"Kami menangkap N ini, karena kedapatan membakar di lahan miliknya, adapun barang bukti yang berhasil didapat diantaranya 1 buah parang, korek api ‎yang dipergunakan untuk menjalankan aksinya," ungkapnya

Ia menyampaikan tujuan tersangka membakar lahan tidak lain adalah untuk membersihkan kebunnya dari gulma.

Baca: Kerap Pamer Kemesraan dengan Jessica Iskandar, Ini 5 Fakta Tentang Richard Kyle, No 3 Berprestasi

Tersangka terlebih dahulu menebas gulma, mengumpulkannya lalu membakarnya.

Yudha menegaskan tidak sama sekali mentolelir tindakan membakar lahan yang dilakukan oleh siapapun, jika memang ada bukti apalagi tertangkap tangan maka akan diproses hukum.

"Apalagi areal kebunnya ini merupakan lahan gambut yang cukup dalam, bayangkan saja jika sampai me‎luas, maka akan berdampak dan sangat susah dipadamkan," katanya

Baca: Lihat Keseruan dan Foto Aksi Pegawai Wanita di Prabumulih Lomba Panjat Pinang

Pelaku akan dijerat pasal 108 junto 109 ‎ Undang Undang No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 3 tahun.

Sementara N (53) mengaku aksinya dilatar belakangi untuk membersihkan areal kebunnya dari gulma.

Usai membersihkan kebun Ia berencana akan menanam pisang di kebunnya.

"Saya kumpulkan jadi satu lalu saya bakar, baru terbakar sekitar 15 menit saya langsung ditangkap polisi, rencana mau ditanam pisang," ungkapnya

Baca: Padahal Kaya Raya, Suami Nia Ramadhani Keluhkan SPP Sekolah Anak, sampai Curhat soal ini

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help