Berita Lubuklinggau

Banyak Napi Bawa Handphone ke Dalam Lapas Lubuklinggau, Kalapas Salahkan Tembok Dinding

Kepolisian Resor (Polres) Lubuklinggau menggelar razia seluruh kamar warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Lubuklinggau.

Banyak Napi Bawa Handphone ke Dalam Lapas Lubuklinggau, Kalapas Salahkan Tembok Dinding
TRIBUNSUMSEL.COM/ EKO HEPRONIS
Kepolisian Resor (Polres) Lubuklinggau menggelar razia seluruh kamar warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Lubuklinggau. 

TRIBUNSUMSEL. COM, LUBUKLINGGAU --Kepolisian Resor (Polres) Lubuklinggau menggelar razia seluruh kamar warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Lubuklinggau.

Pelaksaanaan razia yang digelar gabungan dengan Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau, BNN bersamaan dengan petugas lapas setempat.

Baca: Terbukti Partai Terima Mahar Uang dalam Pemilihan Presiden, Sanksi Keras Ini yang Akan Diterima

Sebelum dilakukan pemeriksaan di dalam sel, para narapidana terlebih dahulu diperiksa satu per satu dan disuruh keluar.

Dalam razia itu anggota gabungan melakukan razia di dua blok Bougenvile dan Cempaka.  Hasil di blok Bougenville petugas menemukan puluhan korek api, alat cukur,  dua baterei Hanphone (HP).

Baca: Link Download Hasil Putusan Pilkada Banyuasin, Gugatan Ditolak, Askolani Resmi jadi Bupati

Kemudian pemotong kuku, gunting,  ikat pinggang,  obat-obatan, uang tunai sebesar Rp 1,25 juta. Lalu di sel 21 petugas menemukan dua  Hp lalu di sel 24 menemukan dua buah Hp, kemudian di sel 25 petugas menemukan 5 buah Hp.

Sedangkan di Blok cempaka petugas menemukan tujuh buah Hp, empat power bank,  hadset, 10 korek api, tiga baterei HP,  ikat pinggang,  lima buah casan dan peralatan lainnya.

Baca: Jadwal dan Link Streaming Persikabo vs Persija di Piala Indonesia 2018 Hari ini Pukul 15.00 WIB

Selain melakukan razia, petugas gabungan juga melakukan test urine kepada 20 warga binaan kasus narkoba, hasilnya empat orang dinyatakan positive narkoba.

Atas temuan itu Kalapas Kelas II A Kota Lubuklinggau Imam Purwanto mengaku banyaknya temuan itu diduga disebabkan karena tembok dinding pengamanan Lapas Lubuklinggau hanya setinggi 3,5 meter.

"Jadi mungkin ada upaya pelemparan dari luar ke dalam," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Kamis (09/08).

Ia menegaskan berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya jika selama ini ada oknum pegawai yang sengaja membantu warga binaan memasukan Hanphone (HP) kedalam lapas.

Baca: Gara-gara Nikita Mirzani, Hilda Vitria Minta Pendapat Billy Syahputra Soal ini

"Oknum itu sendiri sudah kita amankan dan dibawa ke Kantor Wilayah Palembang. Dia juga sudah dihukum disiplin inisialnya S, tapi masih tidak kapok.  Padahal yang bersangkutan bulan Desember akan pensiun," paparnya.

Sementara empat warga binaan yang positive narkoba itu,  satu berasal dari Curup Provinsi Provinsi Bengkulu dan tiga lainnya berasal dari Kabupaten Muratara.

"Untuk tindak lanjutnya akan di proses di Polres Lubuklinggau," ujarnya.

Imam pun menuturkan jika program bersih-bersih Hanphone,  Pungutan Liar dan Narkoba (Halinar) menindaklanjuti printah dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

"Salah satu bentuknya MOU Februari lalu kita laksanakan dengan ka Polres Lubuklinggau untuk melaksanakan razia bersama," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved