Pilkada Sumsel

Besok Putusan Sengketa Pilkada Palembang, Berikut Gugatan Sarimuda dan Sanggahan Harnojoyo

Mahkamah Konstitusi akan melanjutkan sidang perselisihan nomor 25/PHP.KOT-XVI/2018 yaitu Perselisihan Hasil Pemilihan Walikota Palembang

Besok Putusan Sengketa Pilkada Palembang, Berikut Gugatan Sarimuda dan Sanggahan Harnojoyo
SARIMUDA HARNO 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kamis (9/8/2018) pukul 09.00, Mahkamah Konstitusi akan melanjutkan sidang perselisihan nomor 25/PHP.KOT-XVI/2018 yaitu Perselisihan Hasil Pemilihan Walikota Palembang Tahun 2018 yang diajukan pasangan Sarimuda - Abdul Rozak.

Sidang tersebut beragendakan pengucapan putusan.

Baca: 5 Orang Terkaya di Dunia, Salah Satunya Baru Umur 30-an dan tak Asing Bagi Rakyat Indonesia

Baca: Digadang Kandidat Kuat Cawapres, Ketua MUI Pusat Maruf Amin Temui Jokowi

Baca: Siapa Paling Tajir, Jokowi atau Prabowo ? Cek Harta Kekayaan Dua Capres Ini

Baca: 9 Agustus,MK Jadwalkan Sidang Pengucapan Putusan Perselisihan Pilgub Sumsel

Dalam sidang pertama, dalam gugatan yang dilayangkan pemohon diwakili kuasa hukumnya, Ridwan Syaidi Tarigan, menganggap adanya dugaan aparatur sipil negara (ASN) terlibat untuk menyukseskan petahana pasangan Harnojoyo-Fitrianti Agustnda.

Keterlibatan tersebut terjadi 10 kecamatan yang menjadi basis ASN sekaligus timses petahana.

“Ada penggunaan money politic juga dari skala 55 persen hingga 100 persen,” jelasnya dalam sidang perdana perkara Nomor 25/PHP.KOT-XVI/2018 pada Kamis (26/7).

Ridwan menyebut hasil rekapitulasi suara KPUD tidak sah secara hukum. Dan meminta MK membatalkan putusan KPU terkait hasil Pilkada Kota Palembang.

Kemudian meminta adanya pemungutan suara ulang dan paslon Harnojoyo-Fitrianti Agustinda didiskualifikasi.

Sedangkan, dikutip dari risalah sidang MK, kuasa hukum terkait Harno-Fitri, Taslim mengungkapkan bahwa permohonan pemohon dianggap obscuur (tidak jelas) karena di dalam permohonannya mencantumkan data tidak benar.

Selain Palembang, dihari yang sama juga akan disidangkan sengketa pilkda Banyuasin, Lahat dan Sumsel.

Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help