Wisata dan Kuliner Palembang

3 UKM Pempek Palembang Ini Penuhi Syarat Ikut Pecahkan Rekor Muri Penyajian Pempek Terbanyak

Tidak sembarang pempek yang diikutsertakan dalam acara pemecahan rekor MURI digelar oleh Badan Standarisasi Nasional

3 UKM Pempek Palembang Ini Penuhi Syarat Ikut Pecahkan Rekor Muri Penyajian Pempek Terbanyak
TRIBUNSUMSEL.COM/ EUIS RATNA SARI
Warga Palembang memadati kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang untuk ikut larut dalam memeriahkan kegiatan Pemecahan Rekor Muri Penyajian Pempek Ikan, Rabu (8/8). 

TRIBUNSUMSEl.COM, PALEMBANG- Pecahkan rekor Muri, sebanyak 18.818 pempek disajikan oleh 50 perajin pempek di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. 18 ribu pempek dikemas beserta kuah cuko di dalam cup plastik ukuran kecil.

Kendati demikian, tidak sembarang pempek yang diikutsertakan dalam acara yang digelar oleh Badan Standarisasi Nasional.

Ada tiga pelaku usaha kecil pempek berhasil mengikuti acara pemecahan rekor Muri penyajian pempek, yaitu Pempek Honey, Pempek Riski, dan Pempek Tince, Rabu (8/8/2018).

Baca: Kirab Obor Asian Games Disambut Ribuan Orang Warga Ogan Komering Ilir

Namun bukan berarti pelaku usaha pempek yang belum berlisensi SNI tidak dapat turut serta memeriahkan acara ini.

Nopran Subaki, selaku pelaksana kantor layanan teknis Badan Standar Nasional palembang mengatakan pengusaha pempek yang belum memiliki lisensi SNI pada produk pempek mereka, masih dapat ikut berpartisipasi untuk mengemas 18.818 pempek.

Lima puluh perajin pempek yang juga tergabung dam Asosiasi Pengusaha Pempek (ASPEK) Palembang, ialah mereka yang ikut mengemas pempek selama acara berlangsung.

Baca: Pemecahan Rekor Muri Penyajian Pempek Ikan di BKB : 18.818 Pempek Siap Disajikan

"Kalo untuk peserta ada 3 ukm pempek, pempek Honey, pempek Riski dan pempek Tince. Tapi kita dibantu juga sama 50 perajin pempek yang ternyata mereka juga tergabung dalam ASPEK sebagai panitia Muri, mereka itu pengusaha yang blm ber-SNI, tapi bisa ikut andil", kata Nopran, Rabu (8/8).

Ada 4 macam pempek yang disajikan seperti pempek adaan berbentuk bulat dan terdapat daun bawang didalamnya, pempek telur kecil, pempek keriting, dan pempek lenjer kecil. Penyajian pempek ini sengaja memilih pempek ukuran kecil agar mudah dihitung saat dikemas.

Nopran juga menambahkan, sebelum pemecahan rekor Muri 18.818 pempek di Palembang, mereka telah mengadakan rekor Muri penyajian sebanyak 15.000 pempek rekor di Tangerang, Banten.

Baca: Peringati HUT RI ke 73 di London, Stephen Langitan Berangkat Pakai Sepeda Motor dari Jakarta

Berbeda dengan acara yang berlangsung saat ini, karena 18.818 pempek yang disajikan adalah pempek yang memiliki kualitas terbaik dan di produksi dari tempat yang sudah di uji kebersihannya, sehingga itu lah mereka mendapat lisensi SNI dari Badan Standariasasi Nasional.

"Sebelumnya kita udah ngadain acara rekor Muri juga sebanyak 15 ribu pempek di Tangeran, tapi yang kita adakan di Palembang ini berbeda, kalo rasa dan aroma tetep sama, yang membedakan pempek ini sudah diuji di laboratorium, mikrobanya lalu dia berlisensi di kemasannya. Mereka yg sudah punya lisensi dan berhak ikut di acara ini", tambah Nopran.

Lisensi SNI yang didapat oleh pelaku usaha pempek ini cukup bermanfaat untuk perekonomian mereka. Nopran mengatakan omset mereka bisa meningkat hingga 30 persen, karena para konsumen akan melihat kualitas bahan yang dapat dipercaya.

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved