Berita Baturaja

Cerita Direktur Rumah Sakit Baturaja Karena Minim Ruangan :Pernah Satu Tempat Tidur Untuk Dua Pasien

Menyangkut nyawa pasien mereka tetap menerima dan memberikan layanan sebaik-baiknya kepada pasien-pasien anak, walau melebihi kapasitas

Cerita Direktur Rumah Sakit Baturaja Karena Minim Ruangan :Pernah Satu Tempat Tidur Untuk Dua Pasien
TribunSumsel/Retno W
Direktur dr RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja, dr Rynna Dyana. 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Direktur RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja, Dr Rynna Dyana mengakui, mendesak dibutuhkan penambahan yakni ruang rawat inap untuk pasien anak.

Sebab saat ini jumlah pasien anak kerap melebihi kapasitas rumah sakit.

"Karena melebihi kapasitas rumah sakit, pernah ada satu tempat tidur sharing untuk dua orang pasien. Saat ini yang paling penting penambahan ruang rawat inap pasien anak," kata dr Rynna kepada wartawan kemarin.

Baca: Fadli Zon Nilai Arahan Jokowi Provokasi dan tak Pantas

Baca: Fahri Hamzah Meramal Dampak Pidato Jokowi yang Ungkap Berkelahi, : Lihat Saja 5 Hari Kedepan

Baca: Besok Malam Langit Gelap-Jangan Lewatkan Fenomena Malam Langit Gelap 6 Agustus 2018

Ia menjelaskan, meski pernah demikian karena ini menyangkut nyawa pasien mereka tetap menerima dan memberikan layanan sebaik-baiknya kepada pasien-pasien anak, walau melebihi kapasitas.

Pastinya hal itu diketahui dan mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga pasien.

"Tentu hal tersebut tidak nyaman. Pernah terjadi, dengan satu tempat tidur, dua orang. Dari pada pasien mengalami dehidrasi, layanan semaksimal mungkin harus kita lakukan. Yang penting upaya keselamatan nyawa dan keselamatan pasien bisa dilaksanakan secara maksimal," ungkap dr Rynna.

Ia menceritakan, saat melakukan pembangunan nanti pastinya, tingkat kebisingan akan diminimalisir. Bahkan bisa dikatakan tidak akan menganggu kenyamanan pasien. Gedung RSUD yang baru nanti kata dia setinggi lima lantai. Pastinya fasilitas selain tangga akan dilengkapi dengan lift yang diperuntukan untuk mengantar pasien.

"Akan pakai lift. Tidak cukup mengandalkan tangga biasa saja. Apalagi nantinya gedung rumah sakit setinggi lima lantai," katanya.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help