Sumsel Gemilang

Alex Noerdin Minta Festival Jerami Jadi Agenda Tahunan

Dikatakan Alex Noerdin jika dikemas serius bukan tidak mungkin festival ini akan mencuri perhatian nasional bahkan internasional

Alex Noerdin Minta Festival Jerami Jadi Agenda Tahunan - festival-jerami_20180805_190647.jpg
festival jerami
Alex Noerdin Minta Festival Jerami Jadi Agenda Tahunan - festival-jerami_20180805_190837.jpg
festival jerami
Alex Noerdin Minta Festival Jerami Jadi Agenda Tahunan - festival-jerami_20180805_190516.jpg
festival jerami

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -  Gubernur Sumsel Alex Noerdin dengan tegas meminta agar Festival Jerami Sebiduk Sehaluan (FJSS) yang digelar 5-11 Agustus di Desa Bendung Gerak Perjaya, Martapura OKUT ditetapkan menjadi agenda rutin tahunan.

Keinginan itu diungkapkannya saat membuka langsung festival yang juga memecahkan Rekor MURI tersebut, Minggu (5/8) sore.

" Saya pernah jadi Ketua Bupati se Indonesia sudah keliling dari Sabang sampai Merauke dan melihat banyak festival. Tapi festival ini benar-benar luar biasa, lebih meriah dan idenya original dan sangat kreatif. Makanya ini harus jadi agenda rutin tahunan," ujarnya.

Dikatakan Alex Noerdin jika dikemas serius bukan tidak mungkin festival ini akan mencuri perhatian nasional bahkan internasional.

Terlebih baru pertama kali digelar saja sudah ada 500 peserta yang ikut ambil bagian.

"Momentnya juga pas ada perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kita bisa ajukan ini jadi agenda nasional. Kalau Provinsi ini sudah pasti jadi agenda rutin. Tapi tentu harus kita benahi lagi yang kurang-kurang biar lebih besar, lebih lengkap dan ramai," tambahnya.

Pada kesempatan itu Alex juga berpesan kepada pemerintah setempat agar bisa mengiringi penyelenggaraan ini dengan penyediaan akses menuju lokasi.

Sehingga memudahkan masyarakat luar OKUT yang ingin menyaksikan festival.

Kepala Bidang Pemasaran Area IV wilayah Indochina Kementerian Pariwisata Heri Hermawan, mengaku gembira melihat tingginya antusias masyarakat yang datang maupun peserta yang ikut membuat patung jerami.

"Ini merupakan tanda kalau event wisata budaya sangat menarik dikembangkan jadi atraksi di Indonesia. Festival ini unik mengawinkan sektor pertanian dan pariwisata. Keduanya bisa dikembangkan secara bersamaan. Kami dari Kemenpar tentu akan mendorong ini agar jangan sampai sini saja tapi jadi destinasi yang rutin dilakukan," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved