Asian Games 2018

Banyak Pilihan Kuliner Jadi Kebanggaan Palembang di Pesta Asian Games 2018

Para pelaku usaha harus benar-benar memperhatikan kualitas dan kebersihan produk yang akan mereka jual

Banyak Pilihan Kuliner Jadi Kebanggaan Palembang di Pesta Asian Games 2018
Tribunsumsel.com/Linda Trisnawati
Tekwan Kuah Tomyam yang ada di Pempek Musi 2 yang ada di Jalan R Sukamto depan Novotel sebelah Tangkas Palembang, Selasa (28/2/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Penyelenggaraan Asian Games dinilai dapat memicu terdongkraknya perekonomian Sumatera Selatan. Kesempatan untuk mengais rezeki ini tentu tidak boleh dilewatkan para pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaku usaha yang akan ikut berpartisipasi dan ikut memberi sumbangsih terhadap ekonomi Sumsel.

Para pelaku usaha harus benar-benar memperhatikan kualitas dan kebersihan produk yang akan mereka jual, baik kuliner atau souvenir.

Pengamat ekonomi, H Nofiawaty S.E, MM, memberikan tanggapan terkait dampak perhelatan olahraga se-Asia itu terhadap ekonomi Sumsel. Tribun Sumsel berkesematan bertemu di kediamannya, di Jalan Darmapala, Bukit Besar Palembang (3/8/2018).

Baca: 2 Hotspot di OKU Timur Sudah Hilang, Perusahaan Diultimatum Waspada Karhutla

Ia mengatakan kuliner menjadi satu dari banyak faktor pendorong ekonomi daerah.

Ragam kudapan khas Palembang dipastikan akan menjadi rekomendasi terbaik untuk wisatawan. Untuk itu para pelaku usaha seyogyanya menjaga kualitas dan kebersihan produk yang mereka jual.

"Kita ga bisa memungkiri kualitas itu yang diperhatikan orang, jadi misalnya untuk souvenir yang menggunakan gambar yang bertema hewas maskot Asian Games, itu diperhatikan jangan sampe hidungnya mengot atau jahitannya ga bagus. Kalo untuk makanan yaa itu dilihat dari tingkat kebersihannya".

"Satu kebanggan masyarakat Palembang adalah Palembang itu kaya akan kuliner, itu salah satu kelebihan kita. Ada model, tekwan, laksan, burgo, belum lagi kue khas kita ada maksuba, delapan jam dan sebagainya". Kata Novie (3/8).

Baca: Link Streaming Persib vs Sriwijaya FC Sabtu (4/8), Persib Tanpa 3 Pilar, Sriwijaya FC Incar Poin

Kondisi tersebut memang menjadi pasar potensial bagi para pelaku usaha lokal untuk menjual produk yang ditawarkan.

Ia meyakini, bahwa tingkat perekonomian Sumsel bisa naik sebesar 50 persen dari angka yang biasa mereka dapatkan sebelum perhelatan Asian Games.

Meskipun dampak tersebut terjadi dalam jangka waktu yang tidak panjang, namun beberapa hal sangat merasakan dampaknya, seperti menurunnya tingkat pengangguran di Palembang.

"Kenapa saya katakan sementara? Karena sudah jauh sebelum penyelenggaraan ini dimulai, kita sudah banyak merangkul anak-anak muda bekerja sebagai volunter, ya.. meskipun bekerja paruh waktu, tapi itu sudah memengaruhi jumlah pengangguran semakin berkurang" ujar Novie.

Ia menambahkan, selain kuliner dan souvenir menjadi pendorong ekonomi Sumsel, infrastruktur yang baik juga sangat berpengaruh. Ketika wisatawan mulai mengenal wisata alam yang ada di Sumsel, dan infrastruktur yang bagus, akan memudahkan akses mereka untuk berkunjung. (CR9).

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help