Anggap Informasi Masih Simpang-siur, Pj Bupati Muaraenim Setop Pemberian Vaksin MR

Untuk sementara waktu saya akan intruksikan dinkes Muaraenim untuk menyetop sementara waktu pemberian vaksin MR

Anggap Informasi Masih Simpang-siur, Pj Bupati Muaraenim Setop Pemberian Vaksin MR
Tribun Sumsel/ Ika Anggraini
Tampak reaksi siswa SDN11 Muaraenim saat diberi vaksin MR 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Pemerintah Kabupaten Muaraenim akan menghentikan sementara pemberian vaksin Meases Rubella (MR) kepada anak-anak yang ada di seluruh Kabupaten Muaraenim.

Hal ini dikatakan langsung oleh Pj Bupati Muaraenim,Teddy Meilwansyah S STP MM saat ditemui Tribunsumsel.com,Jumat,(3/8).

"Untuk sementara waktu saya akan intruksikan dinkes Muaraenim untuk menyetop sementara waktu pemberian vaksin MR sampai ada petunjuk lebih lanjut," katanya.

Baca: Pembakar Hutan dan Lahan Diancam Penjara 15 Tahun

Dikatakan Teddy, penyetopan pemberian vaksin MR ini dikarenakan masih simpang siurnya informasi terkait halal atau tidaknya kandungan yang ada dalam vaksin tersebut.

"Selain itu, terkait dampak keamanan bagi kesehatan yang bisa ditimbulkan pasca pemberian imunisasi itu, agar masyarakat semakin tidak resah dengan informasi yang beredar maka nanti akan kita adakah bahasan lebih lanjut dengan dinas terkait mengenai pemberian vaksin MR ini," jelasnya.

Baca: Kejadian Pasca Imunisasi Tidak Terjadi Pada Semua Orang, Lakukan Ini Setelah Anak Imunisasi

Dikatakan Teddy, jika nanti sudah ada penjelasan lebih pasti baik dari Dinkes pusat atau provinsi serta dari MUI terkait kehalalan dan keamanan dalam pemberian vaksin MR dan dinyatakan halal dan aman maka pemberian vaksin tersebut akan dilanjutkan.

" Keputusan untuk penyetopan sementara waktu ini kita ambil untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan terkait pemberian vaksin ini terhadap anak-anak,selain itu untuk mengurangi keresahan terhadap orang tua yang masih bingung dan ragu untuk anaknya diberikan vaksin tersebut," jelasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved