Pulsa Sumbang Inflasi Sumsel

Penggunaan smartphone sudah pasti memerlukan pulsa sebagai penggerak aplikasinya

Pulsa Sumbang Inflasi Sumsel
pulsa gratis 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel.com, Hartati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -  Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan (Sumsel), merilis jika pulsa handphone ikut andil menyumbang inflasi di Sumsel sebesar 0,02 persen per Juli 2018.

Inflasi akibat pulsa ini jauh lebih besar di Lubuk Linggau yakni 0,03 persen.

Kepala BPS Sumsel, Yos Rusdiansyah, mengatakan inflasi ini disebabkan era digital karena pulsa sudah seperti komoditas pokok karena masyarakat tidak terlepas dari penggunaan smartphone.

Penggunaan smartphone sudah pasti memerlukan pulsa sebagai penggerak aplikasinya.

Era belanja online juga dikatakan Yos ikut menyumbang tingginya penggunaan pulsa karena beralihnya pola kebiasaan masyarakat belanja.

Selain untuk keperluan belanja, era digital juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk dunia perdagangan atau e-commerce dengan menjual produk via online sehingga semakin menyumbang tingginya inflasi.

"Apa-apa sekarang masyarakat sudah menggunakan handphone sehingga penggunaan pulsa juga meningkat sebagai pendukung komunikasinya," ujar Yos disela paparan rilis data bulanan BPS, Rabu (1/8/2018).

Secara keseluruhan dikatakan Yos inflasi hingga Juli sejak awal tahun 2,04 persen. Dia berharap hingga akhir tahun mencapai target yang diharapkan yakni tidak lebih dari 2,5 persen.

"Biasanya inflasi akan kembali naik saat akhir tahun karena ada dua momen penting yakni natal dan tahun baru yang biasanya diikuti peningkatan permintaan komiditas," tambah Yos.

Penulis: Hartati
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved