Pilkada Sumsel

Sidang Perselisihan Hasil Sumsel, Bawaslu Sumsel Akui Telah Periksa Saksi

Bawaslu Sumatera Selatan mengakui telah mengeluarkan rekomendasi terhadap KPU Sumsel untuk mengkaji ulang

Sidang Perselisihan Hasil Sumsel, Bawaslu Sumsel Akui Telah Periksa Saksi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana Sidang Pleno Pengucapan Putusan gugatan perkara perselisihan hasil pemilihan (PHP) 

TRIBUNSUMSEL.COM -Bawaslu Sumatera Selatan mengakui telah mengeluarkan rekomendasi terhadap KPU Sumsel untuk mengkaji ulang dan memperbaiki DPT.

Rekomendasi itu telah dilakukan oleh KPU Sumsel.

Baca: Gatot Nurmantyo Ditentang Keluarga Kalau Maju Dalam Pemilihan Presiden

Baca: Politisi Demokrat : AHY Bukan Boneka

Baca: Jawaban KPU Sumsel Terhadap Gugatan Dodi-Giri

"Hasil pengawasan Bawaslu tentang dugaan pelanggaran pemilihan, Bawaslu telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi bahwa laporan itu tidak memenuhi syarat materiil," kata Iwan Ardiansyah 

Di tempat yang sama, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan Divisi Hukum Alexander Abdullah menilai, permohonan gugatan pasangan calon gubernur Dodi Reza Alex Noerdin dan Giri Ramanda N Kiemas patut ditolak.

Hal itu diungkapkan Alexander dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan gubernur Sumatera Selatan Tahun 2018.

"Tidak ada rekomendasi dari Bawaslu Sumsel yang menyatakan termohon (KPU Sumsel) melakukan kecurangan terstruktur, masif dan sistematis," kata Alexander saat membacakan jawaban KPU Sumsel di ruang sidang panel II, Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved