Kebakaran Hutan dan Lahan

Kebiasaan Warga Iseng Buang Puntung Rokok Penyebab Utama Kebakaran Lahan di Lubuklinggau

Sudah lima kali terjadi kebakaran terutama lahan, sementara untuk rumah kita belum tahu

Kebiasaan Warga Iseng Buang Puntung Rokok Penyebab Utama Kebakaran Lahan di Lubuklinggau
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kepala Dinas pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana KGS Efendi Feri saat dibincangi Tribunsumsel.com. Selasa (31/7/2018) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU - Memasuki musim kemarau Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mengimbau agar masyarakat selalu waspada bahaya kebakaran.

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana selama bulan Juli ini saja sudah tercatat lima kali terjadi kebakaran di Kota Lubuklinggau.

"Sudah lima kali terjadi kebakaran terutama lahan, sementara untuk rumah kita belum tahu, Yang jelas terakhir tiga rumah di Jl Bangau kemarin," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana KGS Efendi Feri pada Tribunsumsel.com. Selasa (31/07).

Baca: Serius Jadi Caleg, Krisdayanti Unggah Tulisan Ini Soal Indonesia, Netizen Ramai Beri Dukungan

Dari kasus lima kebakaran itu. Feri mengatakan kebakaran lahan kebanyakan disebabkan karena orang iseng membuang puntung rokok sembarangan dan kebiasaan warga membakar sampah.

"Sementara kebakaran rumah 75 persen disebabkan karena masalah konsleting listrik. Rata-rata umur instalasi listrik yang ada di Kota Lubuklinggau tidak memadailagi," paparnya.

Ia menerangkan kasus kebakaran paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur, Kecamatan Lubuklinggau Barat, Kecamatan Lubuklinggau Utara dan Kecamatan Lubuklinggau Selatan.

"Itu didasarkan berdasarkan jumlah kepadatan penduduk kecamatan, dan memang paling banyak terjadi di wilayah timur," paparnya.

Sebagai langkah antisipasi pihaknya melakukan sosialisasi dengan memberikan imbauan kepada warga melalui kelurahan dan kecamatan masing-masing.

"Antisipasi kebakaran personel siap di pos masing-masing, dengan total seluruh pegawai 175 orang. Air didalam damkar tidak pernah kosong ada kebakaran langsung jalan," ungkapnya.

Titik-titik mobil pemadam kebakaran disiagakan di empat pos, pertama Pemadam kebakaran Lubuklinggau Barat, kedua di Lubuklinggau Utara, ketiga Lubuklinggau Timur dan terakhir pos Lubuklinggau Selatan.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help