Berita OKI

Jelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah, Pemkab OKI Lakukan Pengawasan

Jelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan OKI

Jelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah, Pemkab OKI Lakukan Pengawasan
Tribun Sumsel/ Edison
Ilustrasi Kurban 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Jelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan OKI, melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan qurban.

Pengawasan dan pemeriksaan ini untuk memastikan hewan qurban memang layak untuk disembelih, selain itu pemeriksaan dan pengawasan juga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kabupaten OKI yang akan memilih hewan qurban.

Baca: Nasrun Umar: Raker Forsesdasi Bahasa Tiga Agenda Penting

Pemeriksaan hewan qurban ini difokuskan didua kecamatan yaitu kecamatan Kayuagung dan Kecamatan Teluk Gelam.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupatem OKI Aris Panani SP MSI didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan M Ali Guntur SP mengatakan, pertama kali pihaknya akan melakukan pemeriksaan hewan qurban ditempat penjualan hewan qurban.

Baca: Kebimbangan Ustaz Abdul Somad Diusung Jadi Cawapres, Prabowo Subianto Sampai Ingin Ketemu

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupatem OKI Aris Panani SP MSI
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupatem OKI Aris Panani SP MSI ()

"Pemeriksaan hewan qurban dilaksanakan pertama dengan melakukan pengamatan dan pemeriksaan fisik atau performance dari ternak qurban yang dijual dengan memenuhi kriteria dari ciri-ciri ternak yang sehat misalnya lincah, muka cerah, nafsu makan baik, tidak cacat dan seterusnya," jelas Aris, Senin (30/7/2018).

Masih kata Aris, pemeriksaan ke dua dengan antemortem yakni pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum pemotongan, meliputi pemeriksaan kesehatan berdasarkan ciri-ciri sehat. Apabila ternak qurban diperiksa secara antemortem dinyatakan sehat maka boleh dipotong untuk quban.

Baca: Uji Publik Bacaleg OKU Timur Dimulai 12 Agustus, KPU Harap Masyarakat Berikan Masukan

Kemudian pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan postmortem yakni pemeriksaan yang dilakukan setelah penyembelihan.

"Pemeriksaan organolepsis dengan memeriksa bagian-bagian organ, mengamati bau, warna dan konsistensi daging dan organ limpa harus normal tidak hancur," timpal Ali.

Dirinya mengharapkan, dengan dilakukan pemeriksaan ini ternak yang diperiksa secara teknis layak sebagai ternak qurban dan daging yang dihasilkan diharapkan memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Baca: Dr Agung Firman Sampurna Wong Palembang Terima Penghargaan Brevet Hiu Kencana dari TNI AL

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved