Berita Baturaja

Ini Dia Spesialis Pencuri Burung di Baturaja, Sudah 10 Burung Dicurinya, Jenis Ini Jadi Incaran

Tersangka diduga terlibat 10 TKP pencurian burung dan bisa dikatakan spesialis pencuri burung

Ini Dia Spesialis Pencuri Burung di Baturaja, Sudah 10 Burung Dicurinya, Jenis Ini Jadi Incaran
hargaburung.id
Ilustrasi : Jalak Hitam 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Satuan Reskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU), dipimpin Kasat Reskrim, AKP Alex Andrian S.Kom berhasil mengungkap kasus spesialis pencuri burung peliharaan.

Tersangka berinisial LY alias Datuk (25), warga Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

LY diduga terlibat pencuriann burung dan ditangkap saat berada dipinggiran Sungai Ogan I.

Baca: Mirip Mobil Esemka Garuda 1 Terparkir di Pusat Perbelanjaan, Apakah Sudah di Produksi Maassal ?

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Alex Andrian S.Kom kepada tribunsumsel.com, Senin (30/7/2018) menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal laporan korban berinisial Ap (33) warga Gotong Royong, Kecamatan Baturaja Timur.

Dari catatan dan pengakuan kata AKP Alex tersangka diduga terlibat 10 TKP pencurian burung dan bisa dikatakan spesialis pencuri burung.

Baca: Jual Apartemen Demi Biaya Pengobatan Shakira, Netizen Minta Sosok Kaya Raya Ini Bantu Denada

Barang bukti yang diamankan polisi dari LY berupa, 1 burung cicak lilin berikut sangkar
, 1 burung jalak warna hitam berikut sangkarnya.

1 burung kenari warna Abu abu berikut sangkarnya, 1 burung kenari warna kuning berikut sangkarnya
, dan 1 burung ciblek warna abu abu berikut sangkarnya.

AKP Alex menjelaskan, kronologis penangkapam, pada Minggu (29/7/2018) sekitar pukul 17:30 wib.

Anggota polisi mendapat informasi yang diduga pelaku DPO, LY berada di pinggir Sungai Ogan I.

Mendapat informasi itu pihaknya bergerak cepat melakukan pengejaran. Dan hasilnya berhasil mengamankan tersangka.

Baca: Pemkot Pagaralam Jamin Biaya Pendidikan Siswa Berprestasi, Ini Syarat Beasiswa dan Kuotanya

Halaman
12
Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help