Kebakaran Hutan dan Lahan

Bupati OKI Iskandar : Perusahaan Cuma Komitmen Zero Asap, tapi Api Masih Ada di Wilayah Perusahaan

Jangan berkomitmen zero asap, tapi hanya slogan saja. Tapi harus ada action, support anggaran dan SDM andal

Bupati OKI Iskandar : Perusahaan Cuma Komitmen Zero Asap, tapi Api Masih Ada di Wilayah Perusahaan
Tribun Sumsel
Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar SE mewanti-wanti agar tidak terjadi kebakaran hutan, lahan dan kebun (Karhutbunlah) diwilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir apalagi menjelang perhelatan besar Asian Games 2018 yang hanya dalam hitungan hari. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Bupati OKI H Iskandar SE menyindir sejumlah perusahaan yang mendengungkan siap mencegah terjadinya Karhutla. Nyatanya, setiap tahun masih saja terjadi musibah api di sejumlah titik di wilayah perusahaan.

Ditemukannya sejumlah titik api di Kabupaten OKI dan daerah lainnya pada musim kemarau tahun ini, telah menggagalkan komitmen Sumsel Zero Asap yang digelorakan setiap awal tahun.

Butuh kesadaran dari semua pihak untuk mewujudkan wilayah bebas asap.

Baca: Owner Kaos Nyenyes Yoki Firmansyah Ingatkan Anak Muda Harus Berani Bermimpi

“Perwakilan perusahaan telah mengucapkan komitmen mencegah Karhutla, tapi titik api masih ada di area perkebunan. Jangan berkomitmen zero asap, tapi hanya slogan saja. Tapi harus ada action, support anggaran dan SDM andal,” kata Bupati OKI, H Iskandar SE saat memimpin Rakor upaya pencegahan Karhutla, Kamis (26/7/2018).

Iskandar menegaskan, pada Rakor di BPBS I Pemda OKI ini, pencegahan Karhutla bukan semata untuk menghadapi Asian Games saja, tapi berkesinambungan karena sebenarnya kebakaran bisa dicegah.

“Lebih baik menyiapkan 1 obat pencegahan penyakit, daripada ratusan obat penyembuhan,” sindir Iskandar.

Baca: Ronald Pegulat Sumsel di Asian Games 2018, Ternyata Sejak Kecil Suka Sepakbola

Menurut Iskandar, pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha punya peran yang sama untuk menanggulangi asap.

“Komitmen kita sejak tahun 2015 rapat terus untuk cegah Karhutla, tapi kebakaran masih terjadi. Kami minta perusahaan, BPBD, Manggala Agni untuk sungguh sungguh melakukan sosialisasi,” lanjut Iskandar. (SP/Mat Bodok)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved